Cara yang benar menghadapi keluhan pelanggan

Cara yang benar menghadapi keluhan pelanggan - Bagi seorang pebisnis, tidak ada yang lebih penting dari seorang pelanggan. Itulah sebabnya mengapa pelanggan dianggap sebagai raja. Hal ini merupakan poin yang musti selalu diperhatikan oleh setiap usahawan.

Cara yang benar menghadapi keluhan pelanggan

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menarik perhatian konsumen. Misalnya cara anda berpakaian, merias wajah, tersenyum dan tutur kata yang baik pada konsumen. Anda juga harus mempunyai kesabaran ekstra dan siap sedia jika suatu waktu anda mengalami keluhan maupun ketidaksukaan dari pelanggan.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal diatas, berikut ini saya akan menguraikan beberapa tips yang benar dalam menghadapi keluhan dari pelanggan.


1. Dengarkan

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mendengarkannya dengan seksama. Biarkan dia mengeluarkan segala unek-unek dan keluhannya tersebut. Kalau bisa, silahkan beri segelas air dan ajak duduk di bawah pohon yang rindang dan sejuk untuk ngobrol dengan dia.

Keluhan pelanggan tersebut biasanya bersifat jujur dan tidak mengarang-ngarang. Maka tetap pasang wajah yang empati akan keluhannya itu. Jangan sampai mimik marah dan tidak bersalah terlihat jelas di wajah anda.

2. Hilangkan ego

Tidak dapat dielakkan lagi jika keluhan yang terucap dari sang pelanggan akan membuat mood anda jadi down. Apalagi jika seandainya konsumen itu memaparkannya dengan keras ketika toko atau lapak anda lagi ramai. Tentu saja hal ini akan membuat anda malu dan hilang muka.

Dalam hal ini, yang dikhawatirkan adalah para pelanggan yang lain akan jadi tidak yakin lagi dengan produk anda. Namun apapun yang terjadi dan bagaimanapun perasaan anda saat itu, harus tetap sabar dan berusaha untuk mendengarkannya. Hal ini tidak akan membuat anda jadi rendah, justru akan membuat anda lebih bersahaja karena dianggap mau mengakui kesalahan dan bersedia untuk memperbaikinya.

3. Meminta maaf

Setelah mendengarkan keluhan konsumen yang membuat panas telinga tadi, inilah saat yang tepat untuk meminta maaf kepadanya, walaupun rasanya anda yakin tidak bersalah. Tidak perlu mencari-cari titik kesalahan pelanggan ataupun menyalahkan yang lain.

Tetaplah tenang dan tersenyum. Meminta maaf kepada pelanggan merupakan cara dan jalan yang baik demi kelangsungan bisnis anda. Ini juga akan ada plus-nya, Karena dengan meminta maaf bukan berarti merendahkan diri bagaikan pecundang, namun membuat anda akan lebih bersemangat dan belajar dari kesalahan, kepercayaan para pelanggan pun akan kembali normal.

4. Ajak bicara

Pastinya setelah anda minta maaf, maka kondisi atau keadaan akan lebih cair dan lebih nyaman dari sebelumnya. Hal ini bisa anda manfaatkan untuk bisa berkomunikasi dengan baik kembali. Anda juga bisa menanyakan hal-hal kecil yang anda yakini akan menambah keakraban anda dengan sang pelanggan tersebut.

Dengan melakukan tips diatas, saya yakin keluhan dari pelanggan anda tersebut tidak akan berlangsung lama. Ynag penting segera tanggapi dan beri yang terbaik. Dengarkan keluhannya, buang ego anda, meminta maaf dan segera akal bicara.
Bagikan :  

►Silahkan perluas artikel diatas ke teman-teman anda,
►Disini anda juga bisa menyampaikan kritik, saran, keluhan maupun pujian terhadap artikel diatas,
►Diperbolehkan meng-copy artikel ini sampai batas kewajaran, dengan Ketentuan mencantumkan sumber referensi dari blog Hakikat Bisnis.

Terima kasih
Ttd; Admin Blog

☺ Silahkan Berkomentar ☺