Showing posts with label Entrepreneurship. Show all posts
Showing posts with label Entrepreneurship. Show all posts

Untung dan rugi melakoni dunia bisnis kategori jangka pendek

Untung dan rugi melakoni dunia bisnis kategori jangka pendek - Tidak bisa dipungkiri lagi jika semua orang akan berlomba-lomba untuk terjun memanfaatkan peluang bisnis yang dianggap potensial meraih untung besar. Kebanyakan gaya bisnis seperti ini adalah gaya jangka pendek. Maksutnya, bisnis tersebut dianggap sebagai kategori musiman. Misalnya adalah bisnis batu akik.

Maksut bisnis kategori jangka pendek adalah membuka usaha yang hanya sangat diakui dan diminati pada skala atau periode tertentu saja. Jadi jika musimnya sudah berakhir, maka usahanya pun kemungkinan besar akan gulung tikar

Untung dan rugi melakoni dunia bisnis kategori jangka pendek

Dalam kasus seperti ini, peluang memang besar dan berpotensi mendatangkan laba yang spektakuler pula. Tidak sedikit orang yang banting stir dari profesi yang digelutinya bahkan sejak bertahun-tahun lamanya, mengambil jalan ini yang diyakini bisa menghadirkan omzet luar biasa.

Menjalani bisnis kategori jangka pendek memang memiliki kelebihannya tersendiri, dimana jika musimnya telah tiba, perilaku untuk mengoleksi suatu obyek tertentu secara berlebihan akan bermunculan dalam benak setiap orang, tanpa mempedulikan harga, kualitas maupun dari segi fisik obyek tersebut.

Contohnya bisa kita lihat pada awal 2015 dulu, dimana hujan-lebatnya batu akik begitu fenomenal dan populer di kalangan masyarakat tanah air, menjadi tranding topic dimana-mana, baik di dunia nyata maupun internet.

Baca juga : 3 Momen bisnis paling marak sepanjang tahun 2015 di tanah air

Namun tahukah anda bahwa kasus bisnis seperti ini diyakini hanya akan bertahan tidak lama, dalam arti kata memiliki masa-nya sendiri, dan setelah masa-nya mulai habis, para pebisnis pun akan mulai mencari jalan lain untuk membuka bisnis yang baru dan bisnis-nya yang sekarang akan mulai dilupakan seiring berjalannya waktu.

Dalam segi keuntungan, menjalani bisnis kategori jangka pendek juga tidak kalah dengan bisnis jangka panjang. Anda bisa melihat para pebisnis batu akik yang mendulang keuntungan puluhan bahkan ratusan juta hanya dalam satu bulan, Fantastik sekali. Tentu saja potensi seperti ini tidak akan membuat orang berpikir dua kali untuk melepas ikatan dari tempat ia bekerja dan membuka startup batu akik yang fenomenal.

Baca : 3 mitos besar yang jadi penghalang anda untuk memulai bisnis

Tapi kerugiannya jangan dilupakan juga. Tidak sedikit dari mereka yang memulai bisnis seperti ini berawal dari seorang pegawai atau karyawan. Setelah musim-nya habis, mereka malah jadi kebingungan untuk mencari tumpangan hidup seperti sedia kala (seperti sebelum memulai bisnis jangka pendek ini).

Tidak salah kita berpikir jika akhirnya mereka menyesal. Kita tahu bahwa suatu bisnis yang kita jalani, tidak bisa dipastikan kapan akan down dan berakhir terbuang di pinggir tong sampah yang terbengkalai.

Setelah membaca celoteh diatas, mari sama-sama mengetahui apa-apa saja kerugian dalam melakoni bisnis kategori jangka pendek dibawah ini ( sebelumnya saya katakan bahwa ini hanyalah opini saya dari beberapa sample yang saya temukan).

Untung dan rugi melakoni dunia bisnis kategori jangka pendek

1. Karena terikat pada periode tertentu, bisnis tidak akan bertahan lama

Ini merupakan kerugian pertama jika menjalani bisnis dengan sistem jangka pendek. Karena bersifat musiman, tentu saja bisnis seperti ini tidak akan bertahan lama dan akan segera dilupakan oleh masyarakat. Ini akan menyebabkan kerugian dalam perjalanan bisnis anda, bahkan bisa menghancurkannya secara mendadak.

Bisnis batu akik yang tersebar di seluruh belahan nusantara menjadi contoh nyata bagi kita. Saya telah menyurvei berbagai pendapat para pebisnis batu akik yang sekarang telah gulung tikar lantaran produk dari bisnisnya tidak diminati lagi.

Tentu saja hal ini akan berdampak buruk bagi kita, awalnya memang akan memberikan kepuasan, namun seiring mengalirnya air di sungai, bisnis kita akan ikut hanyut, mungkin akan digantikan dengan obyek yang lain.

2. Masyarakat cenderung mengikuti trend, bisnis anda akan mudah tergeser bahkan terlupakan

Untung besar memang akan anda raih kala musimnya berjalan. Namun rencana bisnis yang telah anda rancang sekian lama juga bisa hilang begitu saja. Kita menyadari bahwa salah satu sifat alami manusia adalah mudahnya tergelincir ke kerumunan massal terhadap satu hal. Dalam ilmu Financial Psychology, peristiwa seperti disebut "Irrational Exuberance".

3. Menjilat ludah sendiri (mungkin)

Poin ini saya anggap sebagai opsional dan relatif. Dimana banyak contoh yang saya temukan, sebagian besar orang yang menjalani bisnis jangka pendek akan berbalik langkah dan ingin memiliki pekerjaannya yang dulu, ketika bisnis jangka pendeknya telah usai.

Ada yang ketika gulung tikar malah lari ke pangkuan orang lain, menganggap bisnis kita akan abadi bukanlah hal yang dibenarkan. Jadi tidak menutup kemungkinan kita akan menawarkan jasa kita kembali ke perusahaan yang sebelumnya kita tinggalkan demi mengejar salah satu peluang booming yang belum jelas.

4. Terlalu dibuai potensi, bisnis jangka panjang jadi terlupakan

Ini adalah poin yang paling saya sesali. Banyak dari kita melupakan betapa pentingnya membuat perencanaan dan mendirikan sebuah bisnis berkategori jangka panjang. Padahal kita tahu bahwa bisnis seperti ini akan bertahan lama, memberi banyak berkah, pencapaian target lagi omzet dan masih banyak lagi.

Jangan terbuai oleh trend sesaat, karena trend sangat mudah berganti dari waktu kewaktu, bagaikan debu jalanan yang dihembus kendaraan. Jadilah realistis terhadap diri sendiri. Memulai bisnis baru yang belum tentu akan bertahan lama dan meninggalkan bisnis lama yang telah terbukti menghidupi anda patut dipertimbangkan dan didiskusikan dengan diri anda sendiri.

Bisnis kategori jangka pendek juga bisa disulap menjadi bisnis jangka penjang, misalnya dengan membuat brand bisnis, legalitas perusahaan, NPWP, SITU, Akta pendirian dan lain-lain. Saya yakin entrepreneur yang menertibkan beberapa poin itu akan bertahan lama dan dikenal masyarakat luas walau musimnya sudah berakhir, toh musim berikutnya juga akan datang, tentu saja kita tidak repot lagi untuk menyiapkan diri, karena produk jual kita selalu siap.
Bagikan :  

Ingin memulai bisnis ? Ajukan terlebih dahulu pertanyaan ini ke diri anda sendiri

Ingin memulai bisnis ? Ajukan terlebih dahulu pertanyaan ini ke diri anda sendiri - Kata orang, saat ini anda sedang ingin memulai sebuah bisnis, atau dalam proses menjalankannya, berarti anda telah berada pada rintisan karir yang benar.

Efek dari berbisnis sangat besar, diantaranya bisa mengubah roda nasib dalam kehidupan seseorang. Semua wirausahawan ingin bisnisnya berjalan sukses, dan untuk mewujudkannya, bisnis itu kudu memiliki komitmen dan dia wajib bekerja keras dengan maksimal. Kalau tidak, jangan harap bisnis tersebut mencium aroma puncak tertinggi dalam karir.

Ingin memulai bisnis ? Ajukan terlebih dahulu pertanyaan ini ke diri anda sendiri

Untuk bisa memulai bisnis, hal pertama yang harus anda miliki adalah kemauan yang kuat untuk melakukannya, lalu memilih bisnis yang anda yakini bisa sukses jika tangan anda yang mengobrak-abriknya. StartUp merupakan tantangan terbesar saat memulai, oleh karenanya, jangan pernah menjalankan bisnis karena iseng, tapi tekuni dengan baik dan konsisten.

Sebelum memulai sebuah bisnis tersebut, ada beberapa pertanyaan yang seharusnya anda tanyakan dulu kepada diri sendiri. Mari kita simak ulasan berikut ini.

Oke, langsung saja! Pertanyaan yang harus diajukan ke diri sendiri sebelum emmulai sebuah bisnis


" Bersediakah saya senantiasa bekerja keras dan berkorban saat memulai bisnis ? "

Saya pribadi berpendapat jika menjalankan bisnis seorang diri akan membutuhkan waktu yang lama untuk berkembang dan dikenal masyarakat luas, terlebih lagi dalam fase StartUp. Tapi bukan berarti tidak bisa sukses, hanya saja kesabaran dan ketekunan begitu berperan penting didalamnya.

Kenapa saya beranggapan seperti itu ? Karena dengan memulai serta menjalaninya seorang diri, otomatis anda akan turun langsung menjadi Direksi, Manajer, Resepsionis, Akuntan, Supervisi, Sortasi serta Karyawan di perusahaan anda tersebut dalam skala waktu yang tidak ditentukan.

Maka dari itu, pertanyaan diatas begitu wajib untuk dipertimbangkan sebelum memulainya. Anda harus dengan matang memutuskan apakah akan bekerja sendiri atau mencari partner kerja yang tentunya akan membantu anda dalam menjalani bisnis tersebut.
(Baca : Cara yang baik memilih partner bisnis yang unik dan terbukti ampuh).

" Bersediakah saya senantiasa monoton untuk disiplin dan percaya diri demi menggapai kesuksesan karir dalam bisnis ? "

Sekali lagi saya ungkapkan, segala sesuatu yang besar itu butuh proses untuk mencapainya. Diantara proses-proses tersebut tercantum prinsip, komitmen, kerja keras, kesabaran, ketekunan, positive mindset dan lain-lain. Bisnis itu tidak sukses hanya dalam semalam, oke lah jika ada yang sukses berbisnis dalam waktu sebulan, tapi jangan lupakan sisi lain, tidak sedikit juga yang mengenyam kesuksesan berbisnis setelah menekuninya selama puluhan tahun dengan tertatih dan penuh perjuangan.

" Apakah saya sudah benar-benar siap ? "

Jangan memaksakan diri untuk menjawab pertanyaan krusial ini. Bisnis itu bukan iseng-isengan atua sekedar main-main, dan bukan juga fiktif belaka. Jika anda menjawab TIDAK, berarti anda belum siap untuk memulai dan menjemput kesuksesan itu. Namun jika anda menjawab IYA dengan perasaan sadar dan waras, maka anda berada di jalur yang benar dan silahkan memulai.

Intinya, jika anda bisa, menjawab 3 pertanyaan diatas dengan jawaban positif, rasional serta dengan kesadaran penuh, maka tidak ada hal yang musti anda tunggu lagi. Ingatlah bahwa tidak ada tempat bagi siapa saja yang bermalas-malasan di dunia yang penuh dengan hiruk-piruk dunia digital ini.
Bagikan :  

Setelah mengetahui beberapa fakta berikut, saatnya jadi OnlinePreneur

Setelah mengetahui beberapa fakta berikut, saatnya jadi OnlinePreneur - Onlinepreneur bisa diartikan sebagai orang-orang yang bergelut mencari nafkah lewat media maya atau online (connect to internet). Dalam dunia internet, banyak sekali contoh orang yang bisa kita temukan telah sukses besar dan acuan sebagai motivasi diri sendiri.


Setelah mengetahui beberapa fakta berikut, saatnya jadi OnlinePreneur

Bisnis tidak hanya sebatas di dunia nyata saja. Tidak sedikit orang yang masuk daftar orang terkaya di dunia versi Majalah Time dan Forbes berdasar dari bisnis online. Tanpa modal sekalipun, anda bisa melakukan banyak hal untuk menuai pendapatan dari passion anda ini.

Sebelum membaca cara menjadi onlinepreneur, ketahui terlebih dahulu beberapa fakta tentang dunia online berikut ini.

  1. Dari lebih kurang 7 milyar orang di dunia, 2,4 milyar diantaranya menggunakan internet secara rutin
  2. Terdapat sekitar 1,7  milyar akun pengguna Facebook di tahun 2014, dan sekitar 1 milyar diantaranya mengakses menggunakan aplikasi mobile (handphone)
  3. Pengguna smartphone diramalkan akan mencapai angka 3 milyar orang di 2016 ini
  4. Tak hanya sebatas jejaring sosial, membbeli produk melalui jasa toko online begitu berkembang pesat di setiap negara
  5. Adanya sistem Open Source Software yang membuka kesempatan bagi orang-orang untuk mengembangkan teknologi yang dapat mendukung bisnis online. Bisnis anda dapat diautominasi sehingga anda bisa menghasilkan uang 24 jam dalam sehari. Tak seperti usaha offline yang kerap terbatas pada jam operasional
  6. Pasar online semakin berkembang. Di Indonesia, terdapat beberapa Marketplace atau forum jual-beli yang cukup ramai, contohnya adalah KasKus dan OLX. Disini, semua orang bisa menjual dan membeli produk atau jasa sesuai dengan kategori yang berlaku.
  7. Mengirim dan menerima uang secara online sudah jadi hal yang lumrah. Bukan suatu keheranan lagi jika pedagang bakso keliling sudah memiliki bank online seperti Paypal, e-Wallet dan uang dalam bentuk digital.
  8. Situs Ideosurce menyebutkan, nilai transaksi online shopping di Indonesia tahun 2016 diprediksi akan mencapai 12 triliun Rupiah.

Setelah anda membaca beberapa fakta diatas, Tidak ada alasan untuk ragu lagi agar segera memulai bisnis online dan meng-online-kan bisnis offline anda. Pertanyaan yang sering diajukan ke beberapa situs tanya jawab online adalah Bisnis online apa yang mudah untuk dijalankan ?

Untuk menanggapi pertanyaan diatas, beberapa ide berikut mungkin bisa menjawab pertanyaan itu.

1. Menjadi Publisher / penerbit iklan

Tidak diragukan lagi bahwa menjadi publisher iklan merupakan langkah yang paling mudah untuk make money online. Banyak contoh orang yang sukses besar di dunia pengiklanan lokal maupun global. Anda bisa menemukannya di Google untuk mengetahui contoh dari orang-orang yang saya sebutkan itu.

2. Menjual Ebook

Salah satu produk yang paling banyak dibeli secara online adalah Ebook. Apabila anda memiliki pengetahuan yang bisa bermanfaat bagi orang banyak, dan ditunjang dengan passion menulis yang baik, and bisa membuat Ebook dan menjualnya.

3. Mengikuti program Affiliate (Affiliasi)

Dalam program affiliasi, anda cukup mempromosikan suatu produk atau website dan menyediakan link bagi orang yang ingin membeli produk secara online melalui blog atapun website anda. Jika ada yang membeli melalui situs anda tersebut, maka anda akan mendapatkan komisi atau bagian khusus sebagai seorang affiliater.

4. Menjadi Reseller atau Dropshipper

Menjadi Reseller merupakan pilihan yang bagus untuk make money online. Apabila anda tidak memiliki produk, anda bisa membeli produk orang lain untuk anda jual. Anda juga bisa mendapatkan supplier atau produsen dari internet, menjalin kerjasama, memajang foto produk di website atau toko online anda, dan mulai berjualan.

Baca juga : Kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula

Bagi anda yang sudah memiliki produk atau bahkan bisnis offline, sudahkah anda meng-online-kannya ? Jangan ragu untuk mencoba, karena bisnis online itu diibaratkan seperti bermain Game, butuh kesabaran dan kecerdasan untuk memenangkannya.

Dengan mengkombinasikan bisnis anda dari offline dengan online, maka teknologi akan berperan dan teknologi bisa mengurangi hambatan-hambatan yang kerap terjadi di bisnis offline. Sekian artikel pada kesempatan ini tentang fakta seputar bisnis online dan ide untuk berbisnis online
Bagikan :  

Cara yang baik menghadapi penolakan pada penjualan

Cara yang baik menghadapi penolakan pada penjualan - Ketika melakukan kegiatan penjualan, larisnya produk merupakan keinginan utama kita. Namun terkadang, sesuatu tidak berjalan seperti yang diharapkan, yang terjadi justru jauh dari yang terbayang sekalipun.

Larisnya produk yang kita pasarkan mampu meningkatkan rasa percaya diri dan membangun Brand dengan sendirinya. Namun penolakan dalam berjualan datang dan tidak bisa dielakkan. Pada saat inilah ketabahan dan kesabaran benar-benar diuji.

Cara yang baik menghadapi penolakan pada penjualan
Tahukah anda ? Arianna Huffington pernah ditolak 36 penerbit saat memasarkan buku kedua yang ia tulis. Namun penerbit ke-37 akhirnya mau menerbitkan bukunya.
Arianna Huffington adalah pendiri salah satu media online terbesar di dunia, yaitu :


The Huffington Post



Namun lagi-lagi saya katakan pada artikel ini, ambil hikmah dari setiap kegagalan. Sebaik-baiknya tindakan untuk menepis prasangka buruk ketika gagal berjualan adalah dengan bersyukur, tawakkal, berpikiran positif dan menegakkan beberapa poin berikut ini :

Cara yang baik dalam menghadapi penolakan pada penjualan produk kita.


1. Ridho atas kegagalan yang terjadi

Tak perlu sedih memikirkan hal yang telah terjadi. Terima dengan lapang dada, anggaplah bahwa setiap kegagalan pasti akan ada hikmahnya. Gagal sekarang, belum tentu berikutnya juga akan gagal. Pasti ada kejayaan yang menanti namun masih tersembunyi di depan sana.
Yang terpenting, teruskan saja berusaha, jalani, jangan berputus asa dan tetap percaya diri.


2. Berpikir positif

Tetapkan dalam hati anda bahwa kegagalan yang menimpa sekarang ini merupakan suatu cobaan yang harus ditempuh dengan rasa lapang dada tanpa prasangka negatif dan rasa kecewa, apalagi putus asa.

Apa yang anda lakukan dan tekuni, jalani sebaik mungkin. Bukan dengan angan-angan kosong, namun lakukan dengan matlamat untuk menjemput kejayaan yang jauh di depan tadi. Berpikirlah dengan positif, maka kelakuan akan menyertai.

3. Koreksi diri anda

Pikirkan lagi dan koreksi diri untuk menemukan dimana letak dari kesalahan serta kekhilafan atas kegagalan yang dilalui. Senantiasa-lah mengkaji dan mengetahui khilaf diri agar kelakuakn kita yang menyebabkan kegagalan berpihak kepada kita hari ini, tidak terjadi lagi di hari esok.

4. Jangan putus berdo`a

Selalu meminta dan berdo`a kepada Yang Maha Kuasa, walau usaha tersebut berhasil ataupun gagal. Jangan hanya berdo`a ketika gagal saja, karena jika hari ini kita berhasil, belum tentu besok akan terulang. Mintalah kepada Allah agar semua urusan kita dipermudah dan diberi petunjuk.

Namun dari poin ini, berdo`a saja tidaklah cukup, harus dibarengi dengan kerja keras. Jika bekerja keras diimbangi dengan berdo`a, pasti hasilnya tidak akan kemana.

Baca juga : Kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula

Yang penting, jangan sesekali terpikir di benak untuk berputus asa. Lenyapkan perasaan letih mencoba dan teruslah berbuat hingga kejayaan telah dirasakan. Ingatlah bahwa gagal sekali bukan bermakna gagal selamanya. Pasti ada jalan penyelesaian yang akan memberi penyinaran untuk harapan kita di masa yang akan datang.

Memang sih, tidak akan ada orang yang mau kegiatan penjualannya tidak berhasil, namun kita perlu bersedia dalam menerima kegagalan. Semuanya adalah ketentuan Allah, tapi jangan lupa juga untuk melakukannya dengan bersungguh-sungguh dan konsisten.
Bagikan :  

4 kunci meraih ketenangan dan keberkatan dalam berbisnis

4 kunci meraih ketenangan dan keberkatan dalam berbisnis

4 kunci meraih ketenangan dan keberkatan dalam berbisnis - Seorang wirausahawan hendaklah memiliki akhlak dan kelakuan yang baik jika ingin berjaya dalam dunia bisnis. Faktor ini sangat penting karena akan menarik minat masyarakat untuk berurusan dengan usaha anda.

Dengan adanya akhlak mulia yang tertanam dalam jiwa, yakinlah bahwa bisnis anda akan berjalan seperti yang diinginkan. Tetap jaga tutur kata dan kesopanan saat berhadapan dengan para konsumen ketika memasarkan produk anda. Saya yakin anda akan meraih ketenangan dan kenikmatan dalam berbisnis.

4 kunci meraih ketenangan dan keberkatan dalam berbisnis

1. Jangan memaksa pembeli

Sikap lapang dada terhadap pelanggan merupakan salah satu hakikat yang patut diacungi jempol dalam dunia bisnis. Kita harus menyadari bahwa pelanggan ataupun pembeli punya hak untuk memilih barang atau jasa yang kita suguhkan.

Walau para pembeli memiliki hak untuk memilah dan memilih, bukan berarti kita sebagai pemilik usaha berhak pula untuk memaksa mereka untuk membeli produk atau jasa kita. Pilihan ada di tangan pembeli, bukan paksaan yang yang akan menjadi penentunya.

Jika seandainya pembelian bukan jadi pilihan terakhir si pembeli, maka disitulah saatnya anda harus berlapang dada dan menerimanya dengan ikhlas, tidak usah berkecil hati. Setiap pelanggan sangat menginginkan kenyamanan membeli dan layanan yang baik sebagai prioritas utama.

2. Jujur dan jujur

Kejujuran merupakan kebenaran dalam dunia bisnis yang paling tinggi harganya. Tidak perlu berlaku curang dalam meraih profit yang besar, tetap utamakan sebuah kejujuran dalam bisnis anda.

Satu hal yang perlu kita ingat bersama, segala sesuatu akan ada balasannya, baik hal yang buruk maupun terpuji di mata Yang Maha Kuasa. Tetaplah berpegang teguh pada pemikiran yang positif dengan cara berlaku jujur dan yakin bahwa Allah akan memberikan yang terbaik bagi umatnya yang jujur dan sabar.

3. Jangan lupa bersedekah

Sedekah adalah sesuatu yang ditinggikan derajatnya dalam Islam. Pada  hakikatnya, tidak diukur sekecil atau sebesar apapun sedekah tersebut, asalkan dibarengi dengan niat yang ikhlas dan tulus. Jangan pernah lupa untuk bersedekah dalam menjalankan bisnis anda. Ingatlah bahwa masih banyak diluar sana yang tidak seberuntung kita di dunia ini.

" Jika seseorang itu meninggal dunia, maka terputuslah semua amal kecuali tiga perkara, Sedekah Jariyah, Ilmu yang bermanfaat dan Do`a anak yang Sholeh. " [Hadits Riwayat Muslim].

4. Senantiasa dalam berbaik sangka

Dalam dunia bisnis, tidak akan terlepas dari dua perkara, yakni untung dan rugi. Setiap keputusan yang didapat dari dua poin itu, tetaplah senantiasa untuk berbaik sangka. Tidak perlu menyalahkan orang lain jika kegagalan yang anda raih.

Jangan pernah menganggap Allah tidak adil dalam memberi kenikmatan yang diraih para pesaing bisnis anda. Lebih baik koreksi diri sendiri, cari dimana titik kesalahan dan kekhilafan yang menyebabkan bisnis anda jatuh dan yang lain tetap melesat jauh.

Itulah 4 kunci dalam meraih ketenangan dan keberkatan dalam berbisnis yang harus ditanamkan dalam hati setiap Entrepreneur. Tidak akan ada ruginya juga jika 4 poin diatas kita laksanakan dalam rangka menunjang keproduktivitas bisnis yang kita geluti.

Jangan memaksa pembeli, bersikap jujur, tetap bersedekah dan senantiasa memelihara Positive Mindset dalam diri, In Sha Allah akan berbuah manis untuk kelancaran, ketenangan dan keberkatan bisnis anda. Selamat menjalankan dan Go Action.

Bagikan :  

Apakah seorang wanita layak jadi CEO StartUp ?

Apakah seorang wanita layak jadi CEO StartUp ? - Mernjadi CEO Starup memang didominasi oleh seorang pria. Hingga dewasa ini, kemajuan teknologi dan informasi belum bisa meramaikan dunia CEO Starup yang diramaikan oleh seorang wanita.

Segelintir perusahaan ternama dunia juga bisa dilihat dengan jelas bahwa kerja wanita dan pria tidak berimbang, begitu juga dengan posisi masing-masing mereka. Hingga kini, tidak banyak perusahaan yang mengklaim CEO wanita, sebut saja Susan Wojcicki di Youtube dan Marissa Mayer di Yahoo!.

Apakah seorang wanita layak jadi CEO StartUp ?
Susan Wojcicki, diangkat menjadi CEO Youtube setelah sebelumnya menjadi Marketing Manager pertama di Google Inc.

Di Indonesia sendiri, pelaku teknologi industri masih didominasi pria. Ada Founder dari tanah air yang pernah beragumen bahwa fakta ini banyak terpengaruh dari stereotip teknologi yang lebih dekat dengan kaum adam sendiri. Ada juga yang mengatakan kalau kemampuan wanita sebenarnya tidak jauh berbeda dari pria untuk sektor ini.

Walau dunia #Entrepreneur kerap didominasi oleh kaum pria, bukan berarti wanita tidak bisa terjun dan berkecimpung didalamnya, Yun Ha Kim membuktikan kebenaran tersebut. CEO Startup yang bernama Locket ini juga pernah membeberkan keuntungan dan kerugian yang dihadapinya selama terjun ke dunia entrepreneur.

Menurut Denny Santoso (Founder Startupbisnis.com), Bagi wanita yang punya ide cemerlang dan punya modal uang dari pada investor, tawaran pekerjaan yang buruk di Job Market dan penurunan ekonomi merupakan tanda-tanda waktu yang tepat untuk memulai bisnis kecil-kecilan. Dalam banyak kasus, orang-orang yang berani mengambil risiko, inovatif dan berjiwa entrepreneur adalah seorang wanita.

Studi Kauffman Foundation dan Dow Jones Company menunjukkan bahwa bisnis patungan yang dipimpin oleh wanita biasanya menghasilkan 12% pendapatan lebih tinggi. Namun ada pula studi yang menyebut bahwa hanya kurang dari 10% startup benar-benar didirikan oleh wanita.

American Express di dalam OPEN Sharing Mall Business Monitor merilis analisa dua tahunan mereka seputar pemilik usaha kecil di Amerika Serikat. Mereka mengadakan survei kepada entrepreneur yang memiliki kurang dari 100 karyawan saja. Mereka menemukan beberapa fakta menarik mengenai kesetaraan gender di dunia entrepreneur. Salah satunya adalah wanita secara keseluruhan lebih optimis tentang bisnis, pasar dan ekonomi.

American Express juga menemukan bahwa 61% dari wanita pemilik bisnis memiliki pandangan positif terhadap perekonomian, dibandingkan pria yang hanya 50%. Mungkin artinya adalah, kurangnya kepercayaan dalam perekonomian seringkali menginspirasi para entrepreneur untuk bertindak lebih konservatif dan selektif.

Selain itu, juga ditemukan bahwa sebanyak 63% pebisnis wanita menggunakan media sosial untuk menghubungi pelanggan, sedangkan pebisnis pria hanya 55%. Artinya wanita cenderung lebih menyambut dan memanfaatkan kecanggihan teknologi komunikasi era modern untuk mengembangkan bisnisnya.

Baca juga : Cara mempromosikan produk yang benar via Media Sosial

Jadi sekarang kamu bisa mengambil kesimpuannya. Menjadi CEO StartUp bisa dilakukan oleh siapa saja, tanpa membedakan jenis kelamin. Karena banyak contoh wanita-wanita sukses sebagai seorang CEO StartUp dalam sebuah perusahaan.

Sekarang mulailah membuka usaha yang menurut kamu layak dan benar-benar dikuasai. Ambil positifnya saja dari uraian artikel diatas. Ingatlah bahwa sukses itu buta, tidak memandang dari segi lain kecuali usaha, kerja keras, tekad dan Do`a. Sukses tidak untuk orang tertentu saja, tapi bersifat umum dan menyeluruh. Yang pasti, sukses tetaplah sukses.
Bagikan :  

Alasan kenapa kamu harus memulai bisnis sejak di Universitas

Alasan utama kenapa kita harus segera memulai startup bisnis sejak di Universitas - Ada beberapa waktu yang diyakini banyak orang sebagai momen yang amat tepat dalam memulai #Start up bisnis. Saat remaja, terutama ketika di Universitas merupakan waktu yang menurut saya paling tepat untuk memulainya.

Alasan kenapa kamu harus memulai bisnis sejak di Universitas
TAHUKAH ANDA ? Mark Zuckerberg mendirikasn Facebook di sebuah kamar asrama Hardvard University sebelum berhenti kuliah dan beranjak ke Palo Alto, California  untuk membangun mimpinya.



Saya memiliki alasan mengapa memilih sewaktu kuliah jadi waktu yang tepat. Karena umumnya seorang mahasiswa/i tidak memiliki tanggungan yang tergolong berat, apalagi yang merantau jauh dari kampung halaman menuju kampusnya yang berada di sebuah kota.

Selain poin diatas, ada beberapa poin atau #alasan lain mengapa saya sangat menganjurkan untuk memulai bisnis sejak di Universitas, yakni sebagai berikut.

1. Meningkatkan peluang kamu untuk mendapatkan pekerjaan secara signifikan

Sungguh memprihatinkan jika dilihat betapa banyaknya orang yang menyandang gelar akademik namun menganggur alias tidak memiliki pekerjaan sesuai dengan kondisi ekonomi dunia yang bergejolak.

Hal diatas adalah salah satu kenyataan pahit dan malah memaksa kita untuk memahaminya. Oleh karena itu, saya berpendapat bahwa jika kamu sudah berhasil mengembangkan bisnis sambil mengayomi jenjang Universitas, berarti kamu jauh lebih menonjol dari yang lain.

Tunjukkanlah bahwa kamu begitu memahami #ilmu bisnis sembari menimba ilmu di kampus. Dengan adanya inisiatif dan prinsip yang tertanam dalam dirimu, perusahaan-perusahaan besar diluar sana pasti akan rebutan untuk menerapkan skill bisnismu di perusahaan mereka.

2. Tidak ada waktu yang tepat untuk gagal, tapi setiap waktu itu peluang untuk #sukses

Jangan berpikir jika mengambil risiko pada hal #finansial merupakan hal yang buruk. Ini adalah hal yang benar. Namun yang paling natural dari adanya risiko adalah terkadang kita acapkali gagal.

Saya yakin jika saat ini kamu sebagai mahasiswa, kemungkinan besar tidak memiliki hutang, tanggung jawab besar serta keluarga yang harus dipikirkan. Ingatlah bahwa kamu memiliki seluruh hidupmu untuk menatap masa depan yang lebih baik.

3. Akses terbaik untuk #kunci bisnis yang penting

Sebagai seorang mahasiswa, hari-harimu tentu saja dikelilingi dengan orang-orang yang sama berjuang dengan kamu. Hal ini akan memberi peluang untuk #memulai bisnis.

Karena dengan banyaknya teman tersebut, kamu bisa leluasa untuk mengetes ide, #mempromosikan bisnis bahkan sambil menganalisa pasar dan konsumen (Anggap saja lingkungan kampus dan teman-temanmu sebagai pasar dan konsumen).

Saat di Universitas, adalah saat yang tepat untuk membangun Networking pertemanan seluas-luasnya. Karena biasanya orang-orang yang berada di kampus, datang dari berbagai daerah, suku bangsa, bahasa dan budaya yang beranekaragam.

4. Kebahagiaan dan pengalaman besar

Pelajaran yang kamu dapat, pengalaman yang kamu peroleh dan kesenangan yang kamu rasakan sejak awal, merupakan suatu hal yang tidak ternilai harganya. Memulai dan menjalankan bisnis di usia muda juga berupaya mengasah mental dan skill-mu.

Itulah beberapa alasan mengapa kamu harus memulai start up bisnismu sejak di jenjang pendidikan. Suatu kesuksesan memang tidak bisa didapat hanya dengan mengucapkan, memimpikan dan menghayalkannya. Bangunlah dan #Go Action.
Bagikan :  

Cara memilih Partner bisnis dengan 'Tes' berikut ini

Cara memilih Partner bisnis dengan 'Tes' berikut ini - Memilih partner yang tepat untuk diajak bekerjasama dalam berbisnis adalah hal yang sangat penting. Ini merupakan salah satu poin yang wajib dipertimbangkan sebelum memulai bisnis. Mendapatkan partner atau rekan kerja yang tepat akan sangat berpengaruh bagi kelangsungan bisnis anda nantinya.

Jika kita melihat ke belakang, orang yang telah lama sukses pasti sebelumnya sudah memastikan bahwa ia bekerjasama dengan orang yang tepat dan bisa diajak maju. Dengan begitu, dia akan tau kemana arah organisasinya untuk kedepan.

Jika dalam sebuah organisasi yang hanya digeluti oleh dua orang, mayoritas sangat bergantung pada kemitraan. Berikut ini Hakukat Bisnis akan menjabarkan Cara memilih Partner bisnis dengan beberapa 'Tes' yang layak untuk anda coba dalam memilih partner bisnis.

1. Tes " Sahabat Baik "

Semua orang pasti memiliki sahabat baik, dimana sebagian banyak waktu selalu dihabiskan berdua, dan anda pun akan mengetahui seperti apa karakter dan sifat sahabat anda tersebut. Lantas anda akan sangat ingin sekali bekerja sama dengan sahabat anda itu. Tapi, dalam dunia bisnis tidaklah sesederhana yang terlihat.

Cara memilih Partner bisnis dengan 'Tes' berikut ini

Saat bekerja, Seorang sahabat akan berubah menjadi seorang rekan, dalam hal ini hakikat persahabatan tersebut tidak akan seakrab sebelum jadi partner bisnis. Akan banyak hal yang berbau konflik, perbedaan pendapat, ketidaksetujuan dan kompromi yang akan terjadi dalam perjalanan bisnis bersama partner anda, semua tidak ada sangkut-paut nya dengan kehidupan pribadi lagi.

Jika anda mencari seorang rekan kerja, carilah seseorang yang diluar lingkup sosial anda yang biasanya. Dengan begitu anda akan memiliki partner yang berlatar belakang sosial berbeda dengan anda, begitu juga dengan pengalaman serta networking nya.

Sebelum anda memutuskan untuk bekerjasama dengan dia, buatlah projek kecil untuk mengambil penilaian apakah anda benar-benar cocok dengan nya.

2. Tes " Tamu "

Anda akan menghabiskan banyak waktu bersama partner anda, mulai dari jam kerja, telepon, email, perjalanan bisnis dan berbagai hal yang berhubungan dengan bisnis yang sedang kalian jalani dimana membutuhkan kontak dengan baik.

Cara memilih Partner bisnis dengan 'Tes' berikut ini

Jika partner anda memiliki potensi yang menyusahkan anda walau tidak banyak, anda telah berada dalam masalah besar. Bayangkan, jika anda tidak mau orang itu pindah ke rumah anda untuk menikmati musim panas, janganlah berbisnis dengan orang tersebut.

3. Tes " Pasangan "

Beberapa orang pernah berkata bahwa membentuk mitra kerja akan sama dengan membentuk pernikahan kedua. Jadi mungkin bukan sesuatu yang mengejutkan lagi jika kita memilih partner keja yang memiliki banyak kesamaan dengan pasangan kita. Poin penting nya adalah Memilih partner kerja yang memiliki kemampuan yang dapat melengkapi kemampuan kita.

Cara memilih Partner bisnis dengan 'Tes' berikut ini

Hanya dengan dua orang untuk membangun bisnis, kita harus menemukan partner kerja yang benar-benar cocok dan saling melengkapi. Dengan begitu, kita tidak harus memusingkan hal-hal seperti membagi kewajiban, dan kepercayaan, karena pada dasarnya setiap orang akan mengambil tanggung jawab pada hal yang paling dikuasainya.
Bagikan :  

Tips hebat pertahankan Startup di tahun pertama

Tips hebat pertahankan Startup di tahun pertama - Angka statistik membuktikan bahwa 3 dari 10 startup bangkrut di tahun pertama dan kedua. Dan dalam 5 tahun, 5 dari 10 startup lenyap entah kemana. Fakta juga membuktikan bahwa masa-masa paling sulit dan penuh tantangan dalam berbisnis adalah pada saat pertama kali bisnis itu dijalankan.


Tips hebat pertahankan Startup di tahun pertama

Masa-masa awal adalah saat-saat paling krusial untuk sebuah startup. Pasalnya, banyak sekali pebisnis yang gagal dan gulung tikar pada step awal ini. Sekarang tanyakan, apakah bisnis anda ini bisa bertahan ? Ataukah bisnis anda hanya akan menjadi pengisi daftar urutan pebisnis yang gagal dalam startup tersebut ?

Pada kesempatan ini, Hakikat Bisnis akan mencoba menjabarkan 5 Tips hebat pertahankan startup di tahun pertama, Silahkan disimak.

1. Saatnya berkomunikasi dengan konsumen

Penelitian ke dalam pasar merupakan salah satu metode penting dalam melancarkan dan mengembangkan bisis, dan tidak ada cara yang lebih baik lagi selain berbicara langsung pada konsumen. Dengan melakukan step ini, anda akan tahu bagaimana cara untuk melakukan penawaran yang menarik kepada para konsumen, menetapkan harga yang tepat dan target pasar yang akurat.


Tips hebat pertahankan Startup di tahun pertama

Dengan menerapkan metode diatas, kecil kemungkinan anda akan gagal startup di tahun pertama, karena penelitian pasar sangat penting dan berpengaruh besar pada bisnis anda secara terstruktur untuk kedepannya, silahkan dicoba dan semoga berhasil.

2. Kelihaian dalam memilih lokasi

Pastikan tempat berusaha anda berada di lingkungan yang strategis dan tepat. Lakukan riset terlebih dahulu, bisa dilakukan dengan poin yang pertama, dimana dengan menanyakan kegemaran dan minat konsumen pada produk anda misalnya. Dengan begitu, anda akan bisa menilai tempat tersebut apakah akan berpeluang besar untuk bisnis anda atau tidak.


Tips hebat pertahankan Startup di tahun pertama

Lokasi yang tepat bukan hanya toko secara fisik, tapi alamat website yang tepat juga sangat berpengaruh dalam sebuah startup. Apakah anda memilih nama website yang mudah diingat, atau anda membuka toko di daerah yang banyak peminat. Keduanya sangat penting untuk diperhatikan dan semoga usaha anda tetap terus berkembang hari demi hari dalam startup anda.

3. Jaga pengeluaran anda

Carilah segala hal yang memungkinkan anda untuk berhemat dan memotong anggaran. Hal ini akan membantu usaha anda untuk bertahan lebih lama. Ada banyak strategi yang bisa anda lakukan untuk berhemat, misalnya dengan mempekerjakan seseorang yang ahli dalam hal keuangan, melakukan kredit atau bahkan memotong pengeluaran yang tidak perlu seperti pengeluaran untuk tukang bersih.


Tips hebat pertahankan Startup di tahun pertama

Anda bisa melakukan apa saja yang dibutuhkan perusahaan anda untuk berhemat. Anda juga dianjurkan untuk bisa lebih paham lagi dalam memanajemeni keuangan dengan baik, supaya anda tidak merasa begitu kehilangan saat uang atau aset anda tiba-tiba berkurang.

4. Rumuskan masalah

Akan banyak masalah yang mungkin terjadi dalam perjalanan startup anda, misalnya yang paling dominan adalah kejadian yang tidak terduga yang bisa meruntuhkan usaha anda. Pikirkan dan lakukan perumusan atas semua hal yang mungkin terjadi, dan segala hal yang bisa menyebabkan fatal bagi startup anda.


Tips hebat pertahankan Startup di tahun pertama

Setelah itu, buatlah perencanaan yang menurut anda paling baik untuk tahap jalan keluarnya. Ingat, besar atau kecilnya suatu masalah, kita tidak akan tahu seperti apa akibat yang akan dihasilkannya. Bisa saja masalah besar yang tidak akan berarti apa-apa, dan mungkin juga masalah kecil yang akan berakibat besar hingga fatal.

5. Segera analisis bisnis anda

Penting sekali untuk mengambil sedikit waktu ditengah kesibukan kerja dan sempitnya waktu anda, untuk sekedar melihat sudah sampai dimana kah perjalanan bisnis anda sekarang . Apakah anda sudah berada di jalur yang tepat ? apakah bisnis anda sudah menuju pada goal yang sesuai rencana ? Jika belum, segera rubah haluan dan perbaiki semua kesalahan.


Tips hebat pertahankan Startup di tahun pertama

Pada masa startup, pebisnis akan sangat mudah sekali gagal, penyebab kegagalan dalam startup juga sangat banyak, baik itu hal yang besar maupun kecil. Oleh karena itu, anda dituntut untuk bisa lebih jeli lagi dalam menyikapi setiap problem yang masuk ke kerajaan anda.

Sekian artikel mengenai Tips hebat pertahankan Startup di tahun pertama, semoga bermanfaat dan Selamat Berbisnis !!
Bagikan :  

Kenapa anda gagal walau masih di tahap Startup?

Kenapa anda gagal walau masih di tahap Startup? - Mengalami kegagalan disaat startup merupakan kegagalan yang pertama anda alami dalam memulai bisnis. Kenapa ? Karena hal tersebut adalah awal dari bisnis anda yang akan mem-boom suatu hari nanti.

Agar kejadian yang sangat buruk tidak terjadi pada saat startup anda, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan. Berikut adalah beberapa penyebab anda sudah gagal walau masih di tahap startup.

1. Hanya mampu merekrut, tanpa pandai berkomunikasi

Banyak para Entrepreneur beranggapan bahwa semakin besar tim yang dimiliki, maka startup nya semakin sukses pula dipandang. Tapi faktanya hal tersebut tidak benar adanya. Semakin banyak orang yang anda pimpin dalam sebuah startup, maka semakin besar pula tanggung jawab anda untuk mengetahui setiap anggota tim agar dapat membagi perannya dalam tim tersebut.


Kenapa anda gagal walau masih di tahap Startup?

Oleh karenanya, usahakan jangan terlalu banyak merekrut anggota tim yang berlebihan atau terlalu banyak, apabila anda belum mapan apalagi belum siap. Rekrutlah tenaga kerja yang sudah berpengalaman dan memiliki dedikasi yang baik ke dalam tim anda, dan gunakan juga jasa freelancer profesional untuk melakoni beberapa pekerjaan yang tidak dapat ditangani oleh anggota tim anda.

2. Apa yang perlu dan apa yang tidak perlu dilakukan, anda tidak tahu

Biasanya, kebanyakan para entrepreneur beranggapan bahwa semakin banyak pekerjaan yang telah terselesaikan, maka semakin banyak pula hasil yang akan diraih. Apakah sepenuhnya benar ? menurut saya TIDAK !! Hal tersebut belum bisa dijadikan sebagai tolok ukur dalam perhitungan sebuah bisnis. Semakin banyak pekerjaan yang terselesaikan, bukan jaminan bahwa nanti anda akan mendapatkan hasil yang diinginkan. MENGAPA ? Karna dalam berbisnis, yang dianjurkan bukan bekerja dengan keras ( working hard ) melainkan bekerja dengan cerdas ( working smart ).


Kenapa anda gagal walau masih di tahap Startup?

Ingat, yang paling penting dalam sebuah perjalanan startup adalah anggota tim / orang-orang yang ada didalamnya, termasuk anda sendiri. Hargai dan sayangi diri dan tim anda dalam memilah pekerjaan dan mengerjakan pekerjaan sesuai dengan skills dan prioritasnya.

3. Terus-menerus berargumen, tapi sangat sulit untuk belajar

Walaupun anda adalah founder dari sebuah startup, bukan berarti anda harus mengetahui segalanya. Anda juga harus mempelajari hal-hal baru agar bisa mengerti berbagai macam permasalahan dan bisa mencari jalan keluar serta solusi bersama para rekan kerja atau tim anda. 


Kenapa anda gagal walau masih di tahap Startup?

Jangan hanya memperbanyak argumen, karna dengar memperbanyak mendengar anda akan  memiliki kesempatan yang lebih banyak untuk belajar. Dengan begitu anda akan mengetahui lebih banyak hal-hal baru dan bisa mengambil keputusan terbaik bahkan jauh lebih baik.

4. Melupakan diri sendiri


Kenapa anda gagal walau masih di tahap Startup?

Banyaknya pekerjaan untuk memajukan sebuah startup memang tidak dapat dipungkiri. Tapi sebagai seorang founder, anda harus dapat memberikan contoh yang baik kepada anggota tim anda. Mengetahui bagaimana cara untuk memanejemeni waktu dengan sebaik mungkin, sehingga anda mempunyai waktu untuk sedikit beristirahat dalam rangka melepas stress untuk menghindari berbagai penyakit dan meningkatkan serta mengembangkan keproduktivitas anda.


Sebagai seorang Pendiri startup, anda harus tahu dan menguasai apa yang sedang anda kerjakan saat ini. Kembali fokus dan lupakan sejenak ke-egoan anda.


Pengalaman dan kegagalan merupakan sebuah pelajaran yang sangat berharga. Anda harus berada pada posisi tertentu agar bisa merasakan sulitnya berada di sana. Bagi pemula, hal pertama dan terbaik yang harus dilakukan adalah belajar dari pengalaman orang yang sukses terdahulu.


Banyak cara dan alternatif yang bisa dilakukan untuk belajar dari pengalaman orang lain yang telah sukses, anda bisa search di internet, membaca artikel, televisi dan lain-lain.

Atau anda juga bisa mendownlad sebuah ebook gratis karya Bapak Yodhia Antariksa, MSc in HR Management ( strategimanajemen.net ), dimana blog tersebut telah dinobatkan sebagai Blog Bisnis Terbaik No.1 se-Indonesia dalam acara Pesta Blogger Indonesia tahun 2010 lalu.

Admin sendiri setiap harinya selalu berkunjung ke blog tersebut, karena selalu menyajikan artikel-artikel yang inspiratif, motivatif, mudah dicerna dan sangat maknyus.
Bagikan :  

Jenis bisnis di bulan Ramadhan yang patut dicoba

Jenis bisnis di bulan Ramadhan yang patut dicoba - Banyak jenis bisnis yang bisa dilakukan di bulan Ramadhan. Mencoba berbisnis di bulan Ramadhan adalah salah satu metode bisnis yang bagus dikarenakan terpusat pada satu tujuan strategi bisnis. Kenapa terpusat ? karena kebanyakan bisnis yang dilakukan di Bulan Penuh Barokah ini hanya akan berkembang pesat selama 1 bulan ini saja, setelah bulan berlalu, maka bisnis tersdebut akan perlahan turun.

Bulan Ramadhan bukan saja hanya sebagai bulan yang penuh berkah bagi yang memeluk islam. Melainkan juga sebagai ladang tempat memulai sebuah bisnis yang bagus. Berikut ini adalah beberapa Jenis bisnis di bulan Ramadhan yang patut dicoba.

Bagikan :