Showing posts with label Ilmu Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Ilmu Bisnis. Show all posts

7 Pelajaran mendasar yang berharga dalam memulai bisnis (Bagian 2)

7 Pelajaran mendasar yang berharga dalam memulai bisnis (Bagian 2) - Kali ini saya masih akan membahas mengenai pelajaran-pelajaran mendasar dalam memulai bisnis. Dimana pada artikel ini, adalah lanjutan dari artikel sebelumnya yang bisa anda baca terlebih dahulu Disini.

7 Pelajaran mendasar yang berharga dalam memulai bisnis (Bagian 2)

Sebenarnya tadi malam saya sempat ingin membuat artikel tentang pelajaran mendasar dalam memulai bisnis ini hanya dalam satu artikel, tapi nggak jadi karena saya rasa artikelnya akan terlihat begitu panjang, takutnya malah nggak ada yang baca isinya, cuman poin-poinnya aja. Makanya saya memutuskan untuk membaginya menjadi 2 artikel dengan judul yang sama dan isi yang berbeda, tapi masih tetap berhubungan erat antara keduanya.

Oke, langsaung saja! 8 Pelajaran mendasar yang berharga dalam memulai bisnis (Bagian 2)


9. Siap untuk berkorban

Sebelum memulai sebuah bisnis, kewirausahaan memang membutuhkan komitmen sebagai nahkoda-nya. Maka dari itu, pengorbanan merupakan hal yang tidak bisa dielakkan jika ingin menggeluti dunia bisnis. Namun anda tidak akan tahu apa saja yang akan dikorbankan dalam bisnis tersebut sebelum anda sendiri yang langsung merasakannya.

10. Pandai-pandailah berkomunikasi

Komunikasi yang efektif sangat dibutuhkan dalam berbisnis. Anda harus belajar bagaimana cara mengkomunikasikan pikiran dan tutur bahasa dengan baik, benar, jelas dan terperinci, sehingga bisnis yang anda jalankan bisa melaju lebih lancar lagi.

11. Carilah penasihat atau mentor

Bertemu dengan orang yang telah sukses berbisnis akan membuat kita sedikit iri, itu kemungkinan besar. Namun jangan pernah beranggapan seperti itu. Jangan pernah segan untuk menjalin relasi dengan mereka, karena mereka dapat memberikan bimbingan dan saran yang mungkin sangat berharga bagi perkembangan bisnis anda. Curahan motivasi dari mereka akan membakar semangat anda untuk terus konsisten berbisnis.

12. Menyeimbangkan bisnis dengan kehidupan

Menjalani roda bisnis memang akan membuat anda tegang dan bisa saja monoton. Namun tidak selamanya hal ini dibiarkan. Anda perlu keseimbangan dalam hidup. Cobalah meluangkan waktu untuk beristirahat seperti liburan, rekreasi atau sekedar lari pagi dan sore.

13. Keep Positive Mindset

Saya tidak akan pernah bosan mengajak semua orang untuk tetap menjaga pola pikir yang positif. Pemikiran yang tidak negatif akan mendatangkan banyak manfaat bagi anda dan bisnis anda. Anda bisa membaca cara mengembangkan dan menjaga pola pikir positif dalam berbisnis Disini.

14. Jangan gaptek!

Jika zaman sekarang anda masih meraba-raba dalam mengoperasikan teknologi, sebut saja internet, apa kata dunia ?
Teknologi semakin hari semakin maju, apapun bisa anda lakukan dengan teknologi. Oleh sebab itu, jangan pernah ragu untuk menguasai teknologi, agar bisnis anda bisa berjalan lebih efisien lagi.

15. Jadilah pribadi yang ceria

Jangan mudah bersedih dalam berwirausaha. Menjalani bisnis tidak ubahnya seperti roller coaster, kadang anda diatas dan terkadang berada di bawah. Nikmati setiap proses dan momen yang terjadi, saya yakin anad akan menjalani hidup yang lebih menyenangkan.

Itulah artikel mengenai  7 Pelajaran mendasar yang berharga dalam memulai bisnis (Bagian 2), semoga bisa bermanfaat guna menambah ilmu dan wawasan kita seputar dunia bisnis dan wirausaha.
Bagikan :  

8 Pelajaran mendasar yang berharga dalam memulai bisnis

8 Pelajaran mendasar yang berharga dalam memulai bisnis - Memulai bisnis bisa dibilang susah-susah gampang, artinya bersifat relatif, tergantung setiap orang yang menilainya. Memulai bisnis tentu membutuhkan pengorbanan yang besar, baik dari segi waktu, pendanaan, bahkan tidak jarang juga yang mengorbankan reputasi yang telah melekat padanya.

8 Pelajaran mendasar yang berharga dalam memulai bisnis

Tapi jangan salah. Pengorbanan tersebut akan memudar, digantikan dengan kepuasan lahir-batin seiring kesuksesan bisnis yang diraih. Tentu saja tumbuh pertanyaan dalam benak kita, Apa saja sebenarnya yang dibutuhkan untuk memulai bisnis ? Apa cukup modal dengkul ?, Mari kita simak ulasan dibawah ini dan semoga bisa membantu.

Oke, langsung saja! 8 Pelajaran mendasar yang berharga dalam memulai bisnis


1. Kalau bisa bermimpi besar, buat apa bermimpi yang kecil dan tanggung-tanggung ?

Harus bisa dan berani bermimpi besar, tentu saja. Sebuah kesuksesan yang telah diraih seseorang pastilah memiliki mimpi besar sebagai judul petualangannya di masa lampau. Kepercayaan diri dan yakin akan Planning yang kita cetuskan akan sangat membantu mimpi kita lekas terwujud. Visualisasikan bahwa bisnis anda tersebut tidak hanya akan menghidupi anda saja, tapi juga merubah dunia.

2. Impian = Tindakan

Poin kedua ialah keseimbangan antara impian dan tindakan. Setelah memiliki dan mematenkan mimpi besar tersebut, ambillah inisiatif untuk memastikan bahwa anda bekerja setiap hari demi menggapai impian itu. Satu hal yang musti diingat, sebuah impian yang besar tidak akan terwujud jika tidak dibarengi dengan usaha serta do`a.

" Kalau hidup hanya sekedar hidup, Babi di hujan juga hidup. 
  Kalau bekerja hanya sekedar bekerja, Kera juga bekerja " [Alm. Buya Hamka]

3. Percaya dengan bisnis yang anda jalankan

Fokus pada tujuan merupakan suatu keharusan bagi setiap Entrepreneur. Yakinlah bahwa bisnis yang anda jalankan begitu dibutuhkan orang banyak saat melakukan pemasaran, yakinlah bahwa konsumen akan menaruh tesatimoni akan produk anda. Jika anda sendiri tidak percaya pada bisnis yang anda tekuni, bagaimana mungkin anda berharap orang lain akan percaya ?

4. Salah itu wajar, Don`t be Afraid!

Tidak ada seorangpun yang ingin mengalami kesalahan, karena umumnya kesalahan akan mendatangkan peluang kegagalan. Namun tidak bisa dielakkan lagi jika kegagalan merupakan salah satu jalan terjal penuh kabut sebelum menjumpai jalan lurus dengan udara segar pada perjalanan bisnis anda. Dan akhirnya, belajarlah dari kesalahan serta jangan menyalahkan orang lain.

5. Banyak jalan menuju Roma

Ada banyak jalan menuju kesuksesan, dan jalan tersebut kerap tidak sama antara satu orang dengan yang lain. Itulah sebabnya kekreativitasan begitu berperan besar dalam karir bisnis anda, tidak perlu mengikut-ikuti gaya dan cara sang saingan. Karena apa yang cocok bagi mereka yang mendatangkan kesuksesan besar, belum tentu cocok untuk anda, apalagi sebagai pedoman kesuksesan untuk anda.

6. Kenali pesaing bisnis

Mengenali pesaing dari segi produk maupun penawaran harga adalah cara yang baik asal dilakukan dengan  positif. Melalui informasi tersebut, anda akan bisa meningkatkan daya saing mulai dari segi pemasaran, harga, spesifikasi, penguasaan pangsa pasar hingga konsumen.

7. Hormati pelanggan

Bisnis anda akan terus berjalan jika adanya pelanggan. Artinya, sebuah bisnis akan terdampar kumuh di pinggir got jika tidak mempunyai penikmat produknya seorangpun. Oleh karena itu, adalah hal yang wajib untuk menghormati dan menghargai pelanggan. Anda akan dapat melakukannya setelah anda bisa memahami apa yang diinginkan pelanggan. Dengarkan dan pahami apa yang mereka harapkan dari anda.

8. Pahami bisnis anda

Pepatah Minangkabau mengatakan; "Alam takambang jadi guru". Kuasa Allah SWT yang menghadirkan jutaan decak kagum ini tersimpan ilmu yang tiada habisnya. Begitu juga dalam dunia bisnis. Pengetahuan dan pendalaman dalam ilmu bisnis, terutama bisnis yang anda geluti merupakan salah satu kewajiban anda sebagai sang Owner. Pastikan bahwa anda begitu tahu akan Lubang dan Tikungan dalam bisnis yang anda jalankan.

Kesuksesan bisa diraih oelah siapa saja, karena adanya kesempatan yang terbuka lebar tanpa ada yang melarang untuk mengambil kesempatan itu.

Saya mengakui bahwa membahas hal seputar bisnis merupakan perkara yang amat tabu. Menghitung bahwa setiap orang sebenarnya sudah ditanamkan sejak dini mengenai dunia bisnis, contohnya saat anda disuruh untuk sekolah setinggi mungkin. Apa tujuannya ? Selain untuk meraih ilmu yang banyak, juga mengisyaratkan agar meraih masa depan yang cerah di masa depan kelak.
Bagikan :  

5 hal yang menjadi kebiasaan orang super sukses, apakah anda termasuk diantaranya ?

5 hal yang menjadi kebiasaan orang super sukses, apakah anda termasuk diantaranya ? - Kebiasaan merupakan suatu kegiatan tertentu yang biasa atau sering dilakukan seseorang dengan tujuan tertentu pula. Melalui kebiasaan sehari-hari, kita bisa membedakan apakah orang tersebut tergolong orang yang sukses atau malah sebaliknya.

5 hal yang menjadi kebiasaan orang super sukses, apakah anda termasuk diantaranya ?

Ada beberapa kebiasaan yang membedakan setiap personal memiliki karakteristik dari yang lain.Contohnya dalam membedakan orang sukses dengan orang yang lainnya mungkin saja adalah etos kerja, semangat, kreatif maupun kecerdasan, atau juga bisa yang lainnya.

Oke, langsung saja! 5 hal yang menjadi kebiasaan orang super sukses, apakah anda termasuk diantaranya ?


1. Mempergunakan waktu sebijak mungkin

Sadarilah bahwa kemauan merupakan sumber daya dalam diri yang tiada batas. Contohnya saya sendiri sebelum berangkat merantau seperti sekarang ini. Dulu sebelum meninggalkan kampung, semangat dan kemauan saya begitu penuh dan membara, demi mewujudkan mimpi yang selama ini telah dirancang dan dibangun.

Apa yang dilakukan orang-orang sukses ? mereka hanya menggunakan kemauan cukup untuk hal yang penting-penting saja. Mereka selalu berpikir kalau mereka hanya memiliki sedikit uang sebelum merantau, makanya mereka tidak menggunakan uang tersebut untuk hal yang sepele. Mungkin teori ini akan menjelaskan kenapa sosok seperti Tim Ferriss yang makan dengan menu yang sama setiap harinya, atau Mark Zuckerberg yang selalu menggunakan t-shirt abu-abu serta hoodie hitam.

2. Dengan percaya diri untuk mengatakan 'TIDAK'

Memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin memang anjuran setiap orang. Tentu saja setiap kesempatan yang datang, harusnya kita mengucapkan 'Ya', mengelola prioritas kita sendiri tanpa melupakan solidoritas sebagai tim.

Seperti yang pernah diungkapkan Miliader Warren Buffett, " Perbedaan orang sukses dengan orang yang benar-benar sukses adalah orang yang benar-benar sukses mengatakan 'tidak' hampir untuk segalanya. ". Jika anda mempunyai keinginan yang menurut anda itu besar dan sedang berusaha untuk mencapainya, belajarlah mengatakan 'tidak' untuk kesempatan kecil yang datang. Terkadang kesempatan seperti itu akan jadi penghalang maupun pengalih anda dari impian anda tersebut.

3. Sabar dan tidak pernah bosan

Orang yang super sukses biasanya mempunyai sumber daya yang besar untuk terus mencoba hal-hal dan keterampilan baru, berpetualang maupun wisata. Dengan menghadapi segala kesempatan yang disuguhkan di depan mata, kerap kali kita merasa bosan. Mengapa ? Karena ketika melakukan pengembangan terhadap diri dan bisnis, kita sering menyadari kalau pertumbuhan seringkali berjalan lambat, selalu butuh perbaikan didalamnya.

Ingatlah bahwa Lionel Messi tidak meraih penghargaan tertinggi sepakbola dunia, FIFA Ballon D`Or hanya dalam setahun. Sebelumnya dia juga tidak tahu apa-apa, bahkan keterbatasan fisik dengan pe-sepakbola yang lain. Namun kesabaran, kerja keras, berlatih dan berbaik sangka membuat dia duduk di kasta tertinggi sepakbola dunia dalam 4 tahun berturut-turut.

Untuk menguasai keterampilan memang membutuhkan rutinitas. Banyak artis, pengusaha, atlit yang sukses karena tidak pernah bosan untuk mengulang dan menguasai keterampilannya tersebut.

4. Tidak pernah memperbaiki kelemahan, namun tetap kembangkan kelebihan

Setiap individu memiliki kelemahan dan kelebihan yang dibawanya sejak lahir. Kemampuan alam ini juga merupakan faktor penentu masa depan finansial nya di kemudian hari. Orang-orang yang super sukses tidak pernah berpikir untuk memperbaiki kelemahan mereka. Mereka selalu menyadari kalau kelemahan itu akan tetap selalu ada. Yang terpenting terus tingkatkan kekreativitasan, kecerdasan dan kemampuan anda.

" Jika anda menghabiskan hidup anda untuk mencoba menjadi lebih baik dari segala sesuatu, anda tidak akan pernah jadi besar dalam satu hal pun. ".

5. Bangun sebelum matahari terbit

Banyak Talkshow dengan orang-orang sukses yang saya temukan di berbagai media, dan saya selalu mendengar bahwa bangun sebelum matahari terbit merupakan salah satu rahasia mereka menjadi orang yang besar. Ketika seisi dunia masih tertidur, mereka sudah mulai bermeditasi, membuat perencanaan jangka pendek maupun panjang, berolahraga, Shalat, terlibat dalam karya kreatif dan umumnya menjadi awal yang produktif setiap harinya.

Itulah beberapa kebiasaan yang jadi tradisi bagi orang-orang yang super sukses. Untuk kita yang ingin seperti mereka, mari mulai dari hal yang kecil, lakukan hal-hal diatas secara rutin dan jangan sia-siakan kesempatan selagi muda ini.
Bagikan :  

Inilah 3 elemen penting dalam bisnis UKM ~ Usaha Kecil Menengah

Inilah 3 elemen penting dalam bisnis UKM ~ Usaha Kecil Menengah - Sebelum mengetahui 3 elemen atau faktor penting dalam bisnis UKM, alangkah baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu apa itu UKM. UKM adalah singkatan dari Usaha Kecil Menengah, punya arti sebagai istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000 dan tidak termasuk tanah maupun bangunan tempat usaha, dan usaha yang berdiri sendiri.

Inilah 3 elemen penting dalam bisnis UKM ~ Usaha Kecil Menengah

Banyak yang berpendapat bahwa, hanya karyawan yang sudah bekerja saja yang akan tertarik terjun ke dunia bisnis UKM, dan saya tidak sependapat. Anak-anak muda generasi penerus bangsa saat ini juga tidak mau ketinggalan. Sesuai dengan umurnya, pasar yang diincar anak-anak muda ini adalah pasar seumuran mereka juga.

Tidak adanya patokan modal yang ditentukan untuk memulai, cukup kekreativitasan, passion dan gairah yang dituntut dari mereka, serta pengetahuan yang cukup mempuni dalam hal dan seluk-beluk bisnis. Bagi anda yang ingin memulai bisnis UKM, sekiranya ada 3 faktor yang kudu diperhatikan.

Oke, langsung saja! Inilah 3 elemen penting dalam bisnis UKM ~ Usaha Kecil Menengah


1. Ciptakan terobosan usaha baru yang unik dan belum pernah ada

Untuk menciptakan sebuah bisnis yang belum pernah ada sebelumnya, tentu saja kreativitas berperan besar didalamnya. Manfaatkan dunia internet untuk melihat potensi sumber daya yang dapat menghasilkan ide dan gagasan yang brilian untuk memulai dan mengembangkan bisnis.

Tentu saja usaha anda yang unik dan berbeda dari yang lain itu akan dianggap sedikit aneh bagi sebagian orang. Namun sadarilah bahwa keunikan tersebut akan membawa ciri khas atas brand dan produk anda, asalkan dibutuhkan dan diperlukan masyarakat luas. Yang terpenting, perhatikan kebutuhan pasar dan ciptakan produk yang bernilai jual nan baik.

2. Adopsi usaha yang sudah melangit menjadi gaya anda sendiri

Kita mengakui bahwa tidak semua orang memiliki daya intelektual, pengetahuan dan kekreativitasan yang tinggi diatas rata-rata. Jika nyatanya hal ini (kurang kreatif) melekat pada diri anda, maka jangan memaksakan diri untuk tetap menciptakan usaha yang unik dan bervariasi.

Caranya yaitu mengadopsi usaha lain yang telah populer terlebih dahulu, lalu membuatnya menjadi ciri khas bisnis anda. Contohnya bisnis pakaian, makanan kecil hingga kafe. Tapi jika ingin membuat produk anda berbeda dari yang lain, jangan terlalu mengadopsinya hingga 100%, anda bisa membedakan dari segi kualitas maupun kuantitas.

3. Junjung tinggi hobi dan kegemaran anda

Penelitian membuktikan, bisnis yang dimulai dengan hobi maupun kegemaran mampu bertahan lebih lama. Menurut saya, hal ini disebabkan karena saat menjalani bisnis tersebut, anda begitu menyukai bidangnya, otomatis semangat anda untuk melakoninya setiap hari tidak akan habis. Apalagi hobi anda tersebut bisa menjadi ladang income untuk anda sendiri.

Yang menjadi nilai tambah adalah, dengan memiliki hobi atau kesukaan tertentu akan membuat anda memiliki pengetahuan dan penguasaan yang baik dalam bidang itu sendiri. Pengetahuan merupakan modal dalam usaha. Banyak contoh orang yang melakoni bisnis kelas dunia saat ini yang hanya dimulai dari hobi. Menakjubkan!

Saya bisa kasih contoh yaitu dari bapak Yodhia Antariksa, msc in hr management. Dalam salah satu Ebook-nya yang bisa diunduh gratis, saya menemukan ungkapan bahwa salah satu rahasianya bisa sukses dalam bisnis online adalah hobi ataupun kegemaran. Beliau juga mengungkapkan, saking hobi-nya dengan dunia internet, ketika berbaring di malam hari, dia sudah tidak sabar menunggu pagi untuk nge-blog kembali.

Lihatlah apa yang telah dicapainya, Blog Strategi + Manajemen dinobatkan menjadi Blog Bisnis Terbaik No. 1 se-Indonesia pada Pesta Blogger tahun 2010 silam.

Apabila anda sudah menerapkan 3 faktor diatas, maka bersiap-siaplah untuk membuka bisnis UKM. Jangan menunda terlalu lama, mungkin kesempatan akan datang untuk kali kedua, namun tidak lagi untuk kesekian kalinya. Terima kasih.



Catatan kaki: Wikipedia Indonesia
Bagikan :  

3 momen bisnis paling marak di tanah air sepanjang tahun 2015

3 momen bisnis paling marak di tanah air sepanjang tahun 2015 - Tahun 2015 di kalender Masehi telah sampai di penghujung hari. Tentunya banyak kenangan yang tercipta, dari segi bisnis, ekonomi, politik, kriminal, hukum, musibah dan lain-lain, terutama di negeri kita yang sangat dicintai ini.

3 momen bisnis paling marak di tanah air sepanjang tahun 2015

Dalam dunia bisnis, setidaknya ada 3 momen bisnis yang diakui paling epik dan marak sepanjang perjalanan tahun 2015 di tanah air. 3 peristiwa ini benar-benar layak untuk kita kenang. Daripada penasaran, mari sama-sama kita simak apa saja momen tersebut.

Oke, Langsung saja! 3 momen bisnis paling marak sepanjang tahun 2015


1. Demam Batu AKIK di permulaan tahun 2015

Ini merupakan peristiwa gempar pertama yang terjadi di awal-awal tahun 2015. Sebagian dari kita begitu mudah untuk jatuh dalam lobang irasionalitas saat memburu dunia materi. Mulai dari bayi yang baru lahir hingga manusia lanjut usia, tidak pernah luput dari peran batu akik ini ditangannya.

Suatu hari di bulan Februari 2015, saya pernah membaca berita yang katanya, perusahaan kehilangan 60% pegawai lantaran alih profesi jadi pebisnis batu akik. Mencengangkan!

Dalam ilmu Financial Psychology, fenomena ini disebut sebagai "Irrational Exuberance" yaitu perilaku berkelebihan untuk mengoleksi sebuah objek tertentu. Misalnya seperti gadget, saham, mobil mewah, rumah besar hingga batu akik. Saat hal ini menimpa diri, maka elemen-elemen rasionalitas perlahan seperti terlupakan.

2. Jatuhnya Rupiah hingga menembus angka Rp. 14.700/US $1 di bulan September 2015

Tahukah anda, angka ini merupakan angka tertinggi sekaligus menjadi nilai Rupiah terendah sejak krisis moneter 17 tahun yang lalu. Peristiwa ini benar-benar memberikan dampak yang signifikan bagi entrepreneur tanah air. Biaya bahan baku yang mayoritas masih impor menjadi tak terbendung lambungannya.

Menurut penelitian, ada 2 faktor penyebab down-nya Rupiah. Yang pertama yaitu pertumbuhan ekonomi China yang naik-turun dan rencana kenaikan suku bunga di Negeri Paman Sam. Jatuhnya ekonomi China begitu berdampak pada Indoinesia. Pasalnya, Negara kita masih bisa dibilang bergantung banyak pada China.

Sementara, rencana kenaikan suku bunga Dollar akan membuat investor global memilih mata uang Dollar daripada mata uang yang lain, termasuk Rupiah.

3. Deklarasi layanan 4G LTE secara Nasional di bulan Desember 2015

Deklarasi secara Nasional ini baru berlangsung awal Desember kemarin. Saat semua operator Telco (Telkomsel, Indosat, XL, Smartfren dll) sepakat menggelar layanan 4G secara nasional dan serentak. Saat ini rata-rata kecepatan internet di Indonesia sudah mencapai 2 Mbps, namun kecepatan rata-rata internet di Malaysia sudah tembus 10 Mbps, bahkan di Singapura sudah mencapai 60 Mbps.

Memang di daerah segitiga emas Jakarta, kecapatan layanan 4G XL sudah bisa tembus 50 Mbps dan Telkomsel sudah mencapai angka 30-an Mbps (kecepatan jaringan 4G XL memang paling kencang diantara operator lainnya).

Itulah 3 momen bisnis paling marak sepanjang tahun 2015. Sebenarnya masih banyak kenangan yang besar sepanjang tahun 2015. Namun saya hanya memilih 3 teratas dan yang berdampak besar saja, yaitu Demam batu akik, jatuhnya nilai rupiah dan deklarasi nasional 4G LTE.
Bagikan :  

Cara yang benar menghadapi keluhan pelanggan

Cara yang benar menghadapi keluhan pelanggan - Bagi seorang pebisnis, tidak ada yang lebih penting dari seorang pelanggan. Itulah sebabnya mengapa pelanggan dianggap sebagai raja. Hal ini merupakan poin yang musti selalu diperhatikan oleh setiap usahawan.

Cara yang benar menghadapi keluhan pelanggan

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menarik perhatian konsumen. Misalnya cara anda berpakaian, merias wajah, tersenyum dan tutur kata yang baik pada konsumen. Anda juga harus mempunyai kesabaran ekstra dan siap sedia jika suatu waktu anda mengalami keluhan maupun ketidaksukaan dari pelanggan.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal diatas, berikut ini saya akan menguraikan beberapa tips yang benar dalam menghadapi keluhan dari pelanggan.


1. Dengarkan

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mendengarkannya dengan seksama. Biarkan dia mengeluarkan segala unek-unek dan keluhannya tersebut. Kalau bisa, silahkan beri segelas air dan ajak duduk di bawah pohon yang rindang dan sejuk untuk ngobrol dengan dia.

Keluhan pelanggan tersebut biasanya bersifat jujur dan tidak mengarang-ngarang. Maka tetap pasang wajah yang empati akan keluhannya itu. Jangan sampai mimik marah dan tidak bersalah terlihat jelas di wajah anda.

2. Hilangkan ego

Tidak dapat dielakkan lagi jika keluhan yang terucap dari sang pelanggan akan membuat mood anda jadi down. Apalagi jika seandainya konsumen itu memaparkannya dengan keras ketika toko atau lapak anda lagi ramai. Tentu saja hal ini akan membuat anda malu dan hilang muka.

Dalam hal ini, yang dikhawatirkan adalah para pelanggan yang lain akan jadi tidak yakin lagi dengan produk anda. Namun apapun yang terjadi dan bagaimanapun perasaan anda saat itu, harus tetap sabar dan berusaha untuk mendengarkannya. Hal ini tidak akan membuat anda jadi rendah, justru akan membuat anda lebih bersahaja karena dianggap mau mengakui kesalahan dan bersedia untuk memperbaikinya.

3. Meminta maaf

Setelah mendengarkan keluhan konsumen yang membuat panas telinga tadi, inilah saat yang tepat untuk meminta maaf kepadanya, walaupun rasanya anda yakin tidak bersalah. Tidak perlu mencari-cari titik kesalahan pelanggan ataupun menyalahkan yang lain.

Tetaplah tenang dan tersenyum. Meminta maaf kepada pelanggan merupakan cara dan jalan yang baik demi kelangsungan bisnis anda. Ini juga akan ada plus-nya, Karena dengan meminta maaf bukan berarti merendahkan diri bagaikan pecundang, namun membuat anda akan lebih bersemangat dan belajar dari kesalahan, kepercayaan para pelanggan pun akan kembali normal.

4. Ajak bicara

Pastinya setelah anda minta maaf, maka kondisi atau keadaan akan lebih cair dan lebih nyaman dari sebelumnya. Hal ini bisa anda manfaatkan untuk bisa berkomunikasi dengan baik kembali. Anda juga bisa menanyakan hal-hal kecil yang anda yakini akan menambah keakraban anda dengan sang pelanggan tersebut.

Dengan melakukan tips diatas, saya yakin keluhan dari pelanggan anda tersebut tidak akan berlangsung lama. Ynag penting segera tanggapi dan beri yang terbaik. Dengarkan keluhannya, buang ego anda, meminta maaf dan segera akal bicara.
Bagikan :  

3 Mitos besar yang menghalang anda untuk memulai bisnis

3 Mitos besar yang menghalang anda untuk memulai bisnis - Mitos merupakan sesuatu hal yang kebenarannya belum dapat dipastikan. Mitos biasanya tersebar di berbagai hal, termasuk dalam berbisnis, yaitu saat memulainya.

Banyak orang yang beranggapan bahwa memulai bisnis itu sulit dan banyak syaratnya. Siapa bilang ? Memulai bisnis itu bukanlah suatu hal yang akan menghabiskan uang anda, malah ladang untuk mendatangkan uang dan memperkaya finansial anda dalam jangka waktu yang tidak ditentukan.

3 Mitos besar yang menghalang anda untuk memulai bisnis

Mitos-mitos berikut ini merupakan beberapa hal yang kerap kali mengganggu pemikiran calon pebisnis sebelum Go Action. Kadang tidak jarang juga yang menarik mundur Planning nya sebelum memulai bisnis tersebut karena mengingat beberapa mitos sebelum memulai bisnis ini.

Oke, langsung saja, berikut ini adalah 3 Mitos besar yang menghalang anda untuk memulai bisnis.


1. Memulai bisnis itu memerlukan modal yang besar

Kebanyakan calon pebisnis yang belum pernah terjun ke dunia bisnis akan beranggapan bahwa sebelum memulai bisnis kudu memiliki modal yang besar, dan untuk melakukannya perlu meminjam uang dulu ke bank atau yang lainnya.

Pada hakikatnya, bisnis itu bisa dimulai tanpa modal, misalnya menjadi Dropship atau menjadi agen Affiliasi. Sarana terbaik yang pertama untuk memulai bisnis adalah bisnis jasa, yaitu menggunakan kemahiran atau skill anda sendiri.

Bahkan, bagi orang yang belum pernah terjun ke dunia bisnis, memulai bisnis dengan modal besar malah bisa menghancurkan usaha bahkan dirinya sendiri. Karena ilmu yang belum memadai mengenai seluk-beluk bisnis, bisa saja modal besar tersebut tidak teraplikasikan dengan baik dan lenyap entah kemana.

2. Memulai bisnis itu memerlukan ilmu yang mempuni

Anda pasti pernah mendengar ungkapan yang pernah dilontarkan Bruce Lee, " Saya lebih takut menghadapi 1 orang yang berlatih 1 tendangan dalam 10.000 waktu, daripada 1 orang yang berlatih 10.000 tendangan dalam 1 waktu.".

Dari ungkapan diatas bisa diambil kesimpulan bahwa betapa pentingnya mempelajari, mempraktekkan dan mengembangkan 1 ilmu sehingga akan meraih pencapaian yang luar biasa. Lebih baik praktekkan 1 ilmu yang benar anda kuasai, daripada belajar 10.000 ilmu namun tidak jadi-jadi.

Ilmu yang banyak memang akan lebih membantu kita jika dipraktekkan satu persatu terlebih dahulu. Fokuslah terlebih dahulu pada 1 ilmu dan praktekkan ilmu itu agar meraih pencapaian yang fantastis.

3. Memulai bisnis itu butuh kesempurnaan segalanya

Untuk memulai sebuah bisnis, sangat tidak memerlukan yang namanya kesempurnaan. Maksut sempurna disini ialah, segala sesuatu yang diperlukan untuk memulai bisnis itu tidak harus sudah tersedia semuanya, yang terpenting tetap mulai dan jalankan bisnis itu.

Contohnya, disaat anda ingin membuka toko online yang bertujuan untuk memasarkan produk anda. Walau seandainya halaman web toko online anda baru rampung 30%, tetap pasarkan produk anda disitu, tidak perlu menunggu web tersebut selesai setting-nya hingga 100%.

Bacaan diatas merupakan 3 Mitos besar yang menghalang anda untuk memulai bisnis. Tidak dibenarkan jika calon pebisnis online maupun offline mempercayai 3 hal diatas. Anda bisa melihat contoh banyak sekali orang yang sukses berbisnis walau awal permulaannya tanpa modal, sedikit ilmu dan memulainya hanya di sebuah garasi mobil dan ruang asrama.


Bagikan :  

Hal yang harus diperhatikan sebelum membuat Brand Bisnis

Hal yang harus diperhatikan sebelum membuat Brand Bisnis - Brand atau merek merupakah salah satu hal yang sudah lumrah didengar. Dengan adanya brand, maka suatu perusahaan tentunya akan lebih dikenal publik karena adanya ciri maupun tanda pengenal dari usaha tersebut. Lagian, sangat jarang juga kita temukan perusahaan ataupun suatu usaha yang tidak memiliki brand atau merek, mungkin hampir tidak ada.
Hal yang harus diperhatikan sebelum membuat Brand Bisnis
TAHUKAH ANDA, Nama Adobe berasal dari kata "Adobe Creek", yaitu nama sungai yang mengalir di belakang rumah CEO Founder Adobe, John Warnock.

Brand ataupun merek merupakan salah satu hal yang wajib ada pada perusahaan. Baik bisnis kecil maupun bisnis besar miliaran. Brand adalah logo dari suatu perusahaan, sedangkan merek melambangkan produk yang dimiliki perusahaan tersebut.

Kita semua pasti sering mendengar kalimat-kalimat ini; Aqua, Honda, Coca-cola, Yamaha, Toshiba dan lain-lain. Lalu kita bertanya-tanya, " Kenapa nama-nama tersebut mudah diingat dan melekat di benak kita ? " Tentu saja bukan tanpa tujuan mereka membuat nama-nama tersebut melainkan untuk tetap tertanam dalam benak setiap orang yang pernah mengucapkannya.

Sebelum membuat nama brand pada perusahaan anda sendiri, setidaknya ada 3 poin penting yang kudu diperhatikan terlebih dahulu.

Hal yang harus diperhatikan sebelum membuat Brand Bisnis

1. Usahakan tidak lebih dari 4 suku kata

Tujuannya adalah supaya mudah diingat dan tidak mudah terlupakan oleh orang banyak. Kita bisa melihat contoh dari daftar nama brand yang saya tulis diatas, mayoritas hanya menggunakan 1 sampai 2 suku kata saja.

2. Jika tetap ngotot membuat lebih dari 4 suku kata, gunakan Repitisi atau bisa juga singkatan

Misalkan blog ini ingin menciptakan nama brand yang akan dipublikasikan ke massa, maka saya akan membuatnya lebih pendek, sehingga menjadi HABI ( HAKIKAT BISNIS ), atau bisa juga HB ( HAKIKAT BISNIS ). Kesannya lebih singkat dan tentunya lebih mudah untuk diingat dan diucapkan. 

Contoh perusahaan besar yang menerapkan hal seperti ini adalah INTEL, yang diambil dari kata Integrated sebagai INT dan Electronics sebagai EL, maka jadilah INTEL ( Integrated Electronics).

3. Jika ingin membuat nama brand yang panjang, gunakan cara berikut ini

Jangan salah, nama brand yang panjang kerap jadi perusahaan yang sangat ternama dan terkenal. Nama perusahaan tersebut disingkat, namun setelah disingkat malah lebih mudah mendunia. Kita bisa melihat contoh perusahaannya sebagai berikut : Entrepreneur University (EU), Kentucky Fried Chicken (KFC), Young Entrepreneur Academy (YEA), Yuk Bisnis Properti (YBP), . Keren kan ?

Menurut saya, jika ingin membuat nama brand untuk perusahaan kita, lebih baik sesuaikan dengan bahasa di negara tempat kita mendirikan perusahaan tersebut, tidak usah meniru-niru yang takutnya nanti malah bikin ribet. Karena jika perusahaan kita sudah terkenal dan maju, dunia perlahan akan mengenal dengan sendirinya.

Sekian artikel tentang Hal yang harus diperhatikan sebelum membuat Brand Bisnis kita, semoga bisa bermanfaat.

Bagikan :  

Cara yang baik menghadapi penolakan pada penjualan

Cara yang baik menghadapi penolakan pada penjualan - Ketika melakukan kegiatan penjualan, larisnya produk merupakan keinginan utama kita. Namun terkadang, sesuatu tidak berjalan seperti yang diharapkan, yang terjadi justru jauh dari yang terbayang sekalipun.

Larisnya produk yang kita pasarkan mampu meningkatkan rasa percaya diri dan membangun Brand dengan sendirinya. Namun penolakan dalam berjualan datang dan tidak bisa dielakkan. Pada saat inilah ketabahan dan kesabaran benar-benar diuji.

Cara yang baik menghadapi penolakan pada penjualan
Tahukah anda ? Arianna Huffington pernah ditolak 36 penerbit saat memasarkan buku kedua yang ia tulis. Namun penerbit ke-37 akhirnya mau menerbitkan bukunya.
Arianna Huffington adalah pendiri salah satu media online terbesar di dunia, yaitu :


The Huffington Post



Namun lagi-lagi saya katakan pada artikel ini, ambil hikmah dari setiap kegagalan. Sebaik-baiknya tindakan untuk menepis prasangka buruk ketika gagal berjualan adalah dengan bersyukur, tawakkal, berpikiran positif dan menegakkan beberapa poin berikut ini :

Cara yang baik dalam menghadapi penolakan pada penjualan produk kita.


1. Ridho atas kegagalan yang terjadi

Tak perlu sedih memikirkan hal yang telah terjadi. Terima dengan lapang dada, anggaplah bahwa setiap kegagalan pasti akan ada hikmahnya. Gagal sekarang, belum tentu berikutnya juga akan gagal. Pasti ada kejayaan yang menanti namun masih tersembunyi di depan sana.
Yang terpenting, teruskan saja berusaha, jalani, jangan berputus asa dan tetap percaya diri.


2. Berpikir positif

Tetapkan dalam hati anda bahwa kegagalan yang menimpa sekarang ini merupakan suatu cobaan yang harus ditempuh dengan rasa lapang dada tanpa prasangka negatif dan rasa kecewa, apalagi putus asa.

Apa yang anda lakukan dan tekuni, jalani sebaik mungkin. Bukan dengan angan-angan kosong, namun lakukan dengan matlamat untuk menjemput kejayaan yang jauh di depan tadi. Berpikirlah dengan positif, maka kelakuan akan menyertai.

3. Koreksi diri anda

Pikirkan lagi dan koreksi diri untuk menemukan dimana letak dari kesalahan serta kekhilafan atas kegagalan yang dilalui. Senantiasa-lah mengkaji dan mengetahui khilaf diri agar kelakuakn kita yang menyebabkan kegagalan berpihak kepada kita hari ini, tidak terjadi lagi di hari esok.

4. Jangan putus berdo`a

Selalu meminta dan berdo`a kepada Yang Maha Kuasa, walau usaha tersebut berhasil ataupun gagal. Jangan hanya berdo`a ketika gagal saja, karena jika hari ini kita berhasil, belum tentu besok akan terulang. Mintalah kepada Allah agar semua urusan kita dipermudah dan diberi petunjuk.

Namun dari poin ini, berdo`a saja tidaklah cukup, harus dibarengi dengan kerja keras. Jika bekerja keras diimbangi dengan berdo`a, pasti hasilnya tidak akan kemana.

Baca juga : Kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula

Yang penting, jangan sesekali terpikir di benak untuk berputus asa. Lenyapkan perasaan letih mencoba dan teruslah berbuat hingga kejayaan telah dirasakan. Ingatlah bahwa gagal sekali bukan bermakna gagal selamanya. Pasti ada jalan penyelesaian yang akan memberi penyinaran untuk harapan kita di masa yang akan datang.

Memang sih, tidak akan ada orang yang mau kegiatan penjualannya tidak berhasil, namun kita perlu bersedia dalam menerima kegagalan. Semuanya adalah ketentuan Allah, tapi jangan lupa juga untuk melakukannya dengan bersungguh-sungguh dan konsisten.
Bagikan :  

4 kunci meraih ketenangan dan keberkatan dalam berbisnis

4 kunci meraih ketenangan dan keberkatan dalam berbisnis

4 kunci meraih ketenangan dan keberkatan dalam berbisnis - Seorang wirausahawan hendaklah memiliki akhlak dan kelakuan yang baik jika ingin berjaya dalam dunia bisnis. Faktor ini sangat penting karena akan menarik minat masyarakat untuk berurusan dengan usaha anda.

Dengan adanya akhlak mulia yang tertanam dalam jiwa, yakinlah bahwa bisnis anda akan berjalan seperti yang diinginkan. Tetap jaga tutur kata dan kesopanan saat berhadapan dengan para konsumen ketika memasarkan produk anda. Saya yakin anda akan meraih ketenangan dan kenikmatan dalam berbisnis.

4 kunci meraih ketenangan dan keberkatan dalam berbisnis

1. Jangan memaksa pembeli

Sikap lapang dada terhadap pelanggan merupakan salah satu hakikat yang patut diacungi jempol dalam dunia bisnis. Kita harus menyadari bahwa pelanggan ataupun pembeli punya hak untuk memilih barang atau jasa yang kita suguhkan.

Walau para pembeli memiliki hak untuk memilah dan memilih, bukan berarti kita sebagai pemilik usaha berhak pula untuk memaksa mereka untuk membeli produk atau jasa kita. Pilihan ada di tangan pembeli, bukan paksaan yang yang akan menjadi penentunya.

Jika seandainya pembelian bukan jadi pilihan terakhir si pembeli, maka disitulah saatnya anda harus berlapang dada dan menerimanya dengan ikhlas, tidak usah berkecil hati. Setiap pelanggan sangat menginginkan kenyamanan membeli dan layanan yang baik sebagai prioritas utama.

2. Jujur dan jujur

Kejujuran merupakan kebenaran dalam dunia bisnis yang paling tinggi harganya. Tidak perlu berlaku curang dalam meraih profit yang besar, tetap utamakan sebuah kejujuran dalam bisnis anda.

Satu hal yang perlu kita ingat bersama, segala sesuatu akan ada balasannya, baik hal yang buruk maupun terpuji di mata Yang Maha Kuasa. Tetaplah berpegang teguh pada pemikiran yang positif dengan cara berlaku jujur dan yakin bahwa Allah akan memberikan yang terbaik bagi umatnya yang jujur dan sabar.

3. Jangan lupa bersedekah

Sedekah adalah sesuatu yang ditinggikan derajatnya dalam Islam. Pada  hakikatnya, tidak diukur sekecil atau sebesar apapun sedekah tersebut, asalkan dibarengi dengan niat yang ikhlas dan tulus. Jangan pernah lupa untuk bersedekah dalam menjalankan bisnis anda. Ingatlah bahwa masih banyak diluar sana yang tidak seberuntung kita di dunia ini.

" Jika seseorang itu meninggal dunia, maka terputuslah semua amal kecuali tiga perkara, Sedekah Jariyah, Ilmu yang bermanfaat dan Do`a anak yang Sholeh. " [Hadits Riwayat Muslim].

4. Senantiasa dalam berbaik sangka

Dalam dunia bisnis, tidak akan terlepas dari dua perkara, yakni untung dan rugi. Setiap keputusan yang didapat dari dua poin itu, tetaplah senantiasa untuk berbaik sangka. Tidak perlu menyalahkan orang lain jika kegagalan yang anda raih.

Jangan pernah menganggap Allah tidak adil dalam memberi kenikmatan yang diraih para pesaing bisnis anda. Lebih baik koreksi diri sendiri, cari dimana titik kesalahan dan kekhilafan yang menyebabkan bisnis anda jatuh dan yang lain tetap melesat jauh.

Itulah 4 kunci dalam meraih ketenangan dan keberkatan dalam berbisnis yang harus ditanamkan dalam hati setiap Entrepreneur. Tidak akan ada ruginya juga jika 4 poin diatas kita laksanakan dalam rangka menunjang keproduktivitas bisnis yang kita geluti.

Jangan memaksa pembeli, bersikap jujur, tetap bersedekah dan senantiasa memelihara Positive Mindset dalam diri, In Sha Allah akan berbuah manis untuk kelancaran, ketenangan dan keberkatan bisnis anda. Selamat menjalankan dan Go Action.

Bagikan :  

Alasan kenapa kamu harus memulai bisnis sejak di Universitas

Alasan utama kenapa kita harus segera memulai startup bisnis sejak di Universitas - Ada beberapa waktu yang diyakini banyak orang sebagai momen yang amat tepat dalam memulai #Start up bisnis. Saat remaja, terutama ketika di Universitas merupakan waktu yang menurut saya paling tepat untuk memulainya.

Alasan kenapa kamu harus memulai bisnis sejak di Universitas
TAHUKAH ANDA ? Mark Zuckerberg mendirikasn Facebook di sebuah kamar asrama Hardvard University sebelum berhenti kuliah dan beranjak ke Palo Alto, California  untuk membangun mimpinya.



Saya memiliki alasan mengapa memilih sewaktu kuliah jadi waktu yang tepat. Karena umumnya seorang mahasiswa/i tidak memiliki tanggungan yang tergolong berat, apalagi yang merantau jauh dari kampung halaman menuju kampusnya yang berada di sebuah kota.

Selain poin diatas, ada beberapa poin atau #alasan lain mengapa saya sangat menganjurkan untuk memulai bisnis sejak di Universitas, yakni sebagai berikut.

1. Meningkatkan peluang kamu untuk mendapatkan pekerjaan secara signifikan

Sungguh memprihatinkan jika dilihat betapa banyaknya orang yang menyandang gelar akademik namun menganggur alias tidak memiliki pekerjaan sesuai dengan kondisi ekonomi dunia yang bergejolak.

Hal diatas adalah salah satu kenyataan pahit dan malah memaksa kita untuk memahaminya. Oleh karena itu, saya berpendapat bahwa jika kamu sudah berhasil mengembangkan bisnis sambil mengayomi jenjang Universitas, berarti kamu jauh lebih menonjol dari yang lain.

Tunjukkanlah bahwa kamu begitu memahami #ilmu bisnis sembari menimba ilmu di kampus. Dengan adanya inisiatif dan prinsip yang tertanam dalam dirimu, perusahaan-perusahaan besar diluar sana pasti akan rebutan untuk menerapkan skill bisnismu di perusahaan mereka.

2. Tidak ada waktu yang tepat untuk gagal, tapi setiap waktu itu peluang untuk #sukses

Jangan berpikir jika mengambil risiko pada hal #finansial merupakan hal yang buruk. Ini adalah hal yang benar. Namun yang paling natural dari adanya risiko adalah terkadang kita acapkali gagal.

Saya yakin jika saat ini kamu sebagai mahasiswa, kemungkinan besar tidak memiliki hutang, tanggung jawab besar serta keluarga yang harus dipikirkan. Ingatlah bahwa kamu memiliki seluruh hidupmu untuk menatap masa depan yang lebih baik.

3. Akses terbaik untuk #kunci bisnis yang penting

Sebagai seorang mahasiswa, hari-harimu tentu saja dikelilingi dengan orang-orang yang sama berjuang dengan kamu. Hal ini akan memberi peluang untuk #memulai bisnis.

Karena dengan banyaknya teman tersebut, kamu bisa leluasa untuk mengetes ide, #mempromosikan bisnis bahkan sambil menganalisa pasar dan konsumen (Anggap saja lingkungan kampus dan teman-temanmu sebagai pasar dan konsumen).

Saat di Universitas, adalah saat yang tepat untuk membangun Networking pertemanan seluas-luasnya. Karena biasanya orang-orang yang berada di kampus, datang dari berbagai daerah, suku bangsa, bahasa dan budaya yang beranekaragam.

4. Kebahagiaan dan pengalaman besar

Pelajaran yang kamu dapat, pengalaman yang kamu peroleh dan kesenangan yang kamu rasakan sejak awal, merupakan suatu hal yang tidak ternilai harganya. Memulai dan menjalankan bisnis di usia muda juga berupaya mengasah mental dan skill-mu.

Itulah beberapa alasan mengapa kamu harus memulai start up bisnismu sejak di jenjang pendidikan. Suatu kesuksesan memang tidak bisa didapat hanya dengan mengucapkan, memimpikan dan menghayalkannya. Bangunlah dan #Go Action.
Bagikan :  

Bagaimana cara mengembangkan pola pikir positif dalam berbisnis ?


Bagaimana Cara Mengembangkan Pola Pikir Positif Dalam Berbisnis ? - Disetiap hal masuk akan yang kita lakukan sehari-hari, harus selalu dibarengi dengan rasa dan pemikiran yang positif atau rasional pula, begitu juga hal nya dalam dunia bisnis. Setiap pemikiran dan perilaku yang positif, pasti akan menghasilkan hal yang positif pula. Misalnya berpikiran positif dalam menghadapi masalah dan kendala-kendala yang terjadi dalam sebuah perusahaan atau organisasi.

Bagaimana cara mengembangkan pola pikir positif dalam berbisnis ?


Bagikan :  

Kapan waktu yang terbaik untuk memulai bisnis ?

Kapan waktu yang terbaik untuk memulai bisnis ?

Kapan waktu yang terbaik untuk memulai bisnis ? - Semua orang pasti sudah menyadari sedari dulu, bahwa berbisnis adalah salah satu alternatif yang sangat cocok untuk meningkatkan tarif hidupnya. Hal tersebut akan mendorong kita untuk memulai sebuah bisnis dalam mencapai tujuan tersebut.

Lalu, kapan waktu yang terbaik untuk mulai membangun sebuah bisnis ?

1.  Selagi masih muda

Waktu yang paling baik untuk mulai membangun sebuah bisnis adalah waktu selagi kita muda. Masa muda itu biasanya dipenuhi dengan semangat dan tunjangan kekreatifan yang besar. Jika anda telah mencoba namun gagal, ambil sisi positif dari kegagalan tersebut, anggap saja itu adalah sebuah batu loncatan untuk mengarahkan kita ke tujuan yang sebenarnya.

2.  Ketika anda tidak menikmati pekerjaan anda saat ini

Jika kita merasa pekerjaan yang sedang kita geluti sekarang ini tidak sesuai dengan pikiran dan keinginan kita, maka saat itulah yang tepat untuk mempertimbangkan dalam membangun sebuah kerajaan bisnis. Walaupun pekerjaan yang sedang kita geluti tersebut tergolong mudah dan menghasilkan gaji yang besar, tapi jika tidak sesuai dengan isi hati kita, tetap saja hal tersebut membuat kita merasa ada yang kurang dan membuat kita tidak nyaman.

3.  Saat anda dipecat dari pekerjaan anda

Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang akan merasa bahagia jika dipecat dari pekerjaan yang disukainya, di sebuah perusahaan atau organisasi. Hal tersebut pasti akan membuat kita shock dan mencari-cari jalan keluarnya.

Tapi jangan hanya sampai disini. Tetaplah optimis dan berpikir positif, karena di kondisi seperti inilah salah satu waktu yang tepat untuk memulai karir bisnis yang baru dan berwirausaha secara mandiri untuk anda.

4.  Jika anda bisa fokus, Go Action !!

Salah satu waktu yang terbaik untuk memulai mendirikan sebuah bisnis adalah disaat anda mulai memiliki kesempatan untuk bisa fokus mengembangkan bisnis anda. Aspek fokus ini biasanya akan muncul dengan sendirinya disaat anda mulai memiliki tanggung jawab yang besar, misalnya tanggung jawab pada keluarga dan terhadap kuliah yang sedang anda jalani.

Terkait : Kesalahan fatal yang sering dilakukan pebisnis pemula

Menurut dosen saya, tanggung jawab besar yang dibebankan kepada kita akan membuat fokus kita menjadi pecah belah, sehingga kurang baik untuk memulai sebuah bisnis pada kondisi tersebut.
Tapi semuanya kembali pada diri anda. Jika anda merasa tangung jawab tersebut harus dipenuhi, rasa fokus yang terpusat untuk memenuhinya, juga memiliki semangat yang besar, Go Action !!

5.  Munculnya Obsesi yang besar dalam diri anda

Rasa obsesi ini biasanya akan muncul ketika seseorang mulai memiliki ide-ide yang brilian dengan segenap ilmu yang dimilikinya dalam hal bisnis. Jika hal tersebut sudah terjadi pada anda, mulailah untuk membangun sebuah usaha bisnis.

6.  Waktu yang paling terbaik adalah HARI INI !!

Saya menemukan bahwa tidak sedikit juga perusahaan-perusahaan yang sukses dibangun saat perekonomian sedang jatuh. Jangan tunggu esok ataupun harus meraih gelar sarjana dulu. Belajar, cari motivasi, temukan informasi yang sesuai dengan bisnis anda, gali sedalam-dalamnya, perlahan namun pasti.

Saya pernah membaca sebuah kutipan dari tokoh terkenal,

" Berhentilah berkumpul dengan orang yang membuat anda menjadi tidak berarti. Pulanglah, rancanglah sebuah perencanaan, bangun mimpimu hari ini juga, jangan pernah menunda untuk hari esok. " -Warren Buffett.


Bagikan :  

Kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula

Kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula

Kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula - Kata orang, sebuah kesalahan adalah awal dari suatu langkah yang penting dalam sebuah proses yang akhirnya mengarah pada kesuksesan, begitu juga dalam berbisnis. Meskipun demikian, banyak juga yang menganggap kalau sebuah kesalahan itu tidak semuanya membuat kita jadi produktif. Saat memulai bisnis baru, banyak sekali pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan terlebih dahulu, mulai dari menguji produk, tapi gagal, lalu mengujinya lagi dan akhirnya melakukan pengembangan.

Faktanya, tidak semua bentuk dari suatu kesalahan itu merupakan langkah yang bagus diawal karir kita. Berikut ini, saya sajian beberapa kesalahan yang bisa disebut fatal yang sering dilakukan pebisnis pemula.

1. Berinvestasi tanpa belajar dulu

Jika anda menganggap kalau ide anda itu akan menguntungkan, tapi tidak disertai validasi, bukan tidak mungkin hal ini akan membawa bisnis anda gagal total diawal karir. Lebih baik tuangkanlah sedikit waktu untuk mengujinya, sebelum anda langsung melakukan investasi anda untuk mewujudkan gagasan dan ide bisnis tersebut.

INGAT !! Berinvestasi tanpa belajar terlebih dahulu merupakan kesalahan terbesar yang dilakukan banyak pengusaha baru.

2. Terlalu lama masuk ke pasar

Konsultasi memang harus dilakukan diawal. Tetapi, tidak sedikit juga gagasan bisnis yang langsung ambruk karena terlalu berlama-lama direalisasikan. Dalam mewujudkan sebuah gagasan bisnis haruslah dilakukan secara strategis.

Jangan menghabiskan waktu yang terlalu banyak untuk mewujudkan gagasan dan fitur-fitur bisnis anda. Hal pertama yang harus anda lakukan adalah fokus dan segera kembangkan produk yang anda yakini tersebut, amati dan analisa, bagaimana pasar dan para konsumen memberi respon-nya

3. 'Banting Stir' bikin bingung

Lewat berbagai upaya validasi gagasan yang dilakukan dengan cepat, bukan tidak mungkin jika anda akan menerima suatu kondisi yang tidak terduga. Daripada mengabaikan segala hal yang sudah dipelajari, lebih baik sesuaikan model dan gaya bisnis anda untuk mencegah yang namanya kegagalan. Banyak juga para pengusaha yang sukses karena mengubah rute bisnisnya.

4. Kebanyakan menerima masukan bisnis

Sebuah masukan yang cerdas, bisa membuat bisnis anda berhasil dan juga membuat bisnis anda jadi gagal. Mengabaikanya bisa membuat anda kehilangan peluang untuk sukses. Sebaliknya, terlalu banyak masukan juga bisa berbahaya. Perbanyak hubungan dengan para entrepreneur yang sudah berpengalaman dan telah sukses dalam membangun dan menjual bisnisnya di industri yang sesuai dengan kategori anda.

 5. Pemasaran bukanlah hal yang terpenting

Banyak pengusaha berpikir kalau gagasan bisnisnya akan berkembang secara sendirinya. Pasalnya, berupaya memperkuat pemasaran online merupakan salah satu hal yang harus dilakukan sebuah perusahaan. Salah satu metode yang bisa diterapkan adalah dengan mengoptimalkan mesin pencarian ( Search Enginee ) agar produk anda bisa lebih dikenal dan ditemukan oleh masyarakat luas.

6. Memprioritaskan konsumen itu sangat perlu

Jika tidak sesuai dengan keinginan konsumen, produk dan konsep pemasaran yang luar biasa bisa saja menjadi tak berguna. Jika konsumen tidak membelinya, berarti perusahaan tersebut tidak akan mendapat laba. Lebih baik menggali apa yang diinginkan dan dibutuhkan konsumen sebelum meluncurkan produk ke pasar. Setelah meresmikan produk, komunikasi dengan konsumen juga harus selalu terjaga.

7. Keputusan pencarian dana yang salah

Uang adalah hal penting dalam membuka usaha. Tanpa uang, usaha tidak akan pernah berdiri. Namun poin nya adalah, seberapa banyak yang anda butuhkan dan darimana itu berasal. Pengelolaan dana yang akurat sangat dibutuhkan untuk menentukan strategi pendanaan yang tepat. Alhasil, anda bisa memutuskan mana yang tepat untuk bisnis anda, dan mana yang tidak.

8. Jaringan bisnis yang minim

Terkadang, suatu kesuksesan yang diraih bisa didapatkan dari orang yang kita kenal. Jika anda minim dalam berbicara dengan para konsumen dan pakar atau ahli industri, tentu saja hal tersebut akan membuat anda kehilangan berbagai ilmu, informasi dan peluang usaha.

9. Pekerjakan orang yang tepat

Kalau hanya bermodalkan sebuah gagasan, se-brilian apapun dia, belum menjamin untuk bisa menghantarkan kita pada kesuksesan berbisnis. Namun, orang yang anda pekerjakan dengan segudang gagasannya akan bisa membuat anda jadi sukses.

Maka, sangat dianjurkan untuk mempekerjakan orang-orang yang dapat bekerja dengan cepat dan peduli dengan perusahaan. Bisa dipercaya dan ahli dalam bidang yang ia tekuni.

Bagikan :